Hasil Lab MBG SMPN 2 Cisarua Segera Keluar, Dinkes Bogor: Tunggu Tiga Hari

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, DISWAY.ID-- Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memastikan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel susu dan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) baru akan keluar sekitar tiga hari kedepan.

Sampel itu diuji usai peristiwa 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua, Kabupaten Bogor diduga keracunan usai meminum susu UHT, Rabu 21 Oktober 2026 kemarin.

BACA JUGA:Hari Santri 2026, Supian Suri Minta Santri Depok Kuasai Teknologi dan Kewirausahaan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menegaskan penyebab kejadian belum bisa dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

Meski susu menjadi sorotan, seluruh sampel makanan yang dikonsumsi siswa turut diperiksa.

“Saya belum berani menduga karena hasilnya belum ada, semua sampel makanan yang dikonsumsi, termasuk sampel yang tersedia di bank sampel, dibawa untuk diperiksa,” katanya, Kamis 22 Oktober 2026.

Menu MBG yang dikonsumsi para siswa terdiri dari nasi, telur, sayuran wortel dan jagung, serta susu UHT. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan penyebab munculnya gejala pada puluhan siswa tersebut.

BACA JUGA:Singapura Bidik 10 Perusahaan RI soal Kabut Asap, Prabowo Balas Ancam Cabut Izin Usaha Asing!

“Hasil laboratorium paling cepat sekitar tiga kali 24 jam, jadi, kita tunggu hasil pemeriksaannya dan tidak boleh menduga-duga penyebabnya,” tegasnya.

Sambil menunggu hasil laboratorium, para siswa mendapat penanganan medis berdasarkan gejala yang dialami. 

Siswa yang menunjukkan indikasi dehidrasi diberikan cairan, sedangkan mereka yang mengalami mual dan sakit perut mendapat penanganan sesuai kondisi masing-masing.

BACA JUGA:IHSG Rebound ke Level 5.387, Danantara Siapkan Tambahan Modal Rp18 Triliun

"Dari 103 siswa yang mengalami gejala, hanya satu yang terindikasi perlu rawat inap, sisanya dipulangkan secara bertahap setelah menjalani observasi dan dinyatakan memungkinkan oleh tim medis," jelasnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor masih memantau perkembangan kondisi siswa untuk mengantisipasi munculnya gejala tambahan selama masa observasi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Striker PSIM Mauro Caballero Buka Suara setelah Dituding Bertindak Rasis ke Pemain Bhayangkara FC
• 21 jam lalu
0
thumb
Hubungan Bruno Fernandes dan Michael Carrick Memanas usai MU Ditekuk Como
• 8 jam lalu
0
thumb
Canda Prabowo ke Bos BI dan Ketua OJK: Yang Atur Keuangan RI Emak-emak Semua
• 2 jam lalu
0
thumb
9 Cara Menyembuhkan Asam Lambung tanpa Obat dari Ahli Harvard
• 9 jam lalu
0
thumb
Jangan Menunda untuk Memaafkan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.