Ketua DPRD Kota Makassar Supratman Minta Orang Tua Ikut Awasi Anak, Penanganan Geng Motor Tak Bisa Hanya Andalkan Polisi

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID , MAKASSAR — Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, meminta keterlibatan orang tua dalam mencegah aksi tawuran dan geng motor yang belakangan meresahkan masyarakat. Menurutnya, persoalan kriminalitas jalanan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah kota dan kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat.

Supratman menilai, pengawasan orang tua terhadap aktivitas dan pergaulan anak menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah remaja terlibat dalam aksi yang mengganggu keamanan dan ketertiban.

Politisi Partai NasDem itu mengatakan, luasnya wilayah Kota Makassar tidak sebanding dengan jumlah aparat yang tersedia untuk mengawasi seluruh aktivitas masyarakat. Karena itu, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan.

“Jadi, kalau persoalan geng motor, maka tidak boleh sepenuhnya menjadi tanggung jawab besar pihak kepolisian dan pemerintah,” kata Supratman, Rabu (21/10/2026).

Dia menegaskan, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak, termasuk mengetahui lingkungan pergaulan, aktivitas sehari-hari, serta keberadaan mereka ketika berada di luar rumah.

Menurutnya, upaya aparat menjaga keamanan akan sulit berjalan maksimal apabila keluarga tidak mengambil bagian dalam mengawasi perilaku anak-anaknya.

“Kalau orang tua tidak mampu menjaga anaknya, seberapa besar kekuatan kepolisian untuk menjaga keamanan kita di Kota Makassar? Wilayah kita ini cukup besar, kemudian aparatur kita terbatas,” ujarnya.

Supratman juga meminta kepolisian tetap bertindak tegas terhadap pelaku geng motor dan aksi tawuran. Penegakan hukum, kata dia, diperlukan untuk merespons kondisi keamanan yang dinilai mulai rawan sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku.

“Saya pikir dari kemarin Pak Kapolrestabes sudah menyampaikan bahwa pelaku geng motor bisa ditindak tegas. Apalagi dengan kondisi sekarang ini sudah agak rawan,” tuturnya.

Meski demikian, dia menekankan bahwa penindakan oleh aparat harus berjalan beriringan dengan langkah pencegahan. Pengawasan keluarga, kepedulian masyarakat, dan penegakan hukum dinilai menjadi bagian yang saling melengkapi dalam menjaga keamanan kota.

Supratman menjelaskan, setiap unsur memiliki tanggung jawab masing-masing dalam menangani persoalan tersebut. Pemerintah kota berperan dalam menyusun kebijakan dan program pencegahan, kepolisian bertugas menjaga keamanan serta menegakkan hukum, sementara DPRD menjalankan fungsi pengawasan.

Di sisi lain, masyarakat, terutama orang tua, memiliki peran penting dalam pengawasan sosial dan pembinaan anak di lingkungan keluarga.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama, baik itu DPR, pemerintah kota, maupun pihak kepolisian. Tapi bukan berarti masyarakat tidak harus terlibat. Justru masyarakat yang harus dilibatkan lebih besar dalam hal seperti ini, utamanya para orang tua,” jelasnya.

Dia berharap sinergi antara pemerintah kota, kepolisian, DPRD, dan masyarakat dapat diperkuat untuk menekan aksi geng motor dan tawuran di Makassar.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya soal meningkatkan pengawasan aparat dan menindak pelaku, tetapi juga memastikan keluarga menjalankan perannya dalam membimbing anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang berisiko.

Dengan keterlibatan semua pihak, upaya pencegahan dan penanganan kriminalitas jalanan di Kota Makassar diharapkan berjalan lebih efektif sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolsek Banggai Dicopot Terkait Bisnis BBM Ilegal, Propam Akan Sidang Etik
• 5 jam lalu
0
thumb
Prabowo Mau Kucurkan Rp 400 T ke Petani-Nelayan, OJK Perkuat Literasi Keuangan
• 1 jam lalu
0
thumb
BNPB Desak Pemda Flores Segera Tetapkan Penerima Bantuan Gempa, 51.733 Rumah Terdampak
• 14 jam lalu
0
thumb
Kim Young Dae Bagikan Kabar Terbaru di Militer dengan Pesona Maskulin
• 2 jam lalu
0
thumb
Kuasa Hukum Dokter Tifa Sebut JPU Tak Berencana Hadirkan Jokowi, Bakal Lapor ke Komisi Kejaksaan
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.