Bareskrim Polri Bongkar Situs Judi Online Boxkia: 4 Orang Ditangkap, Ini Perannya

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik perjudian online (judol) melalui situs Boxkia.com. (Sumber: Dok. istimewa.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik judi online (judol) melalui situs Boxkia.com dengan mengamankan empat terduga pelaku.

Empat orang yang diamankan masing-masing bernama Jhiazi Chen, Farhan Akbar Djafar, Alfi Sena Pradipta, dan Lesica. 

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Suhermanto memastikan penanganan kasus judi online akan terus dilakukan melalui penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam operasional maupun aliran dana dari aktivitas tersebut.

“Kami akan terus melakukan upaya untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat, termasuk menelusuri sistem operasional, sarana transaksi, dan aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas perjudian online,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Anggota TNI jadi Tersangka Kasus Rumah Dinas untuk Judol, Pomdam: Penyewanya Sipil

Peran 4 Pelaku

Suhermanto kemudian menjelaskan peran keempat pelaku dalam perkara judol melalui situs Boxkia.

Untuk pelaku Jhiazi Chen, kata dia, diduga berperan sebagai pengendali sekaligus penanggung jawab operasional kantor Boxkia. Selain itu, bertugas mengatur pembagian pekerjaan karyawan serta mempromosikan website agar dikenal lebih luas.

Dari penangkapan Jhiazi Chen, penyidik menyita tujuh kartu ATM BCA, tujuh kartu ATM bank China, dan empat unit telepon genggam.

Pelaku kedua, Farhan Akbar Djafar, diduga bekerja pada divisi kreatif website Boxkia, dan bertugas melakukan penyuntingan konten, desain grafis, serta publikasi materi promosi melalui media sosial. Dari penangakapannya, polisi menyita satu unit iPhone 11.

Selanjutnya, Alfi Sena Pradipta diduga bertugas sebagai layanan pelanggan atau customer service sekaligus admin. Selain itu, juga berperan meningkatkan keterlibatan pengguna atau engagement untuk mendongkrak peringkat laman Boxkia.

Barang bukti yang disita dari Alfi yakni satu unit telepon genggam merek Itel dan satu unit Redmi Note 8.

Terakhir, Lesica diduga bertugas pada bagian keuangan. Perannya mencakup pengelolaan gaji karyawan, pembukuan keuangan, serta pengurusan transaksi deposit dan penarikan dana pemain.

Dalam penangkapan Lesica, penyidik menyita satu unit iPad dan satu unit iPhone 15.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kasus Dugaan Judol di Kompleks TNI Cijantung, Letkol Arman Ditahan

Pengungkapan kasus

Pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan daring yang dilakukan penyidik pada Jumat, 11 September 2026.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan website Boxkia.com yang menyediakan permainan dengan mekanisme menyerupai spin game atau gacha.

Dalam mekanisme permainan tersebut, pemain menggunakan mata uang virtual untuk melakukan putaran guna memperoleh hadiah berupa barang seperti item, action figure, atau kartu. Barang-barang tersebut selanjutnya dapat dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan.

Untuk mendukung transaksi di dalam situs, pengelola menyediakan sejumlah saluran deposit antara lain melalui akun BRIVA, aset kripto USDT, dan pembayaran QRIS.

Sementara itu, penarikan dana atau withdraw pemain diduga disalurkan melalui rekening Bank Permata dan rekening BRI yang menggunakan layanan DOKU.

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • judi online
  • bareskriim polri
  • judol
  • Situs Judi Online Boxkia
  • peran pelaku
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menko Polkam Dudung: Transformasi Digital Harus Diimbangi Penguatan Keamanan Siber
• 15 jam lalu
0
thumb
Link Live Streaming PSM Makassar Vs Persebaya Surabaya: Adu Taktik Dua Pelatih Juara Bernardo Tavares dan Darije Kalezic
• 1 jam lalu
0
thumb
Jangan Menunda untuk Memaafkan
• 2 jam lalu
0
thumb
Aksi Para Taipan Borong Saham Saat IHSG Jatuh, Boy Thohir hingga Edwin Saratoga
• 23 jam lalu
0
thumb
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Singgung Jumlah Penduduk 300 Juta Jiwa
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.