Warga Subulussalam Kesulitan Air Bersih, Pemerintah Bangun Dua Sumur Bor

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SUBULUSSALAM -- Bagi warga Desa Sibungke, Dusun Sejahtera, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, mendapatkan air bersih menjadi persoalan setelah banjir melanda wilayah tersebut. Sumur biasa tak lagi dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah kota pun membangun sumur bor sebagai salah satu upaya memulihkan akses air bersih warga.

Pembangunan sumur bor di Desa Sibungke mulai dikerjakan pada akhir September 2026. Saat meninjau lokasi, Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Subulussalam, Masrizal Malzam, mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari pembangunan dua titik sumur bor yang dibiayai melalui dana Transfer ke Daerah (TKD).

Baca Juga
  • Retno Marsudi: Air Adalah Isu Sentral dalam Pembangunan Berkelanjutan
  • Menko Airlangga: Ekonomi Digital Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2027
  • Di Perut Bumi Gunungkidul, Relawan Berburu Sumber Air Bersih

“Karena kekurangan air bersih, tidak bisa mendapatkan air bersih dengan sumur biasa. Maka dilakukan pengeboran sumur ini,” katanya.

Kedua sumur bor tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 25 rumah dan sebuah pesantren. Pengerjaan sudah berlangsung untuk Desa Sibungke. Sementara itu, pembangunan di titik kedua akan dimulai setelah pekerjaan di lokasi pertama selesai.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut Masrizal, sumur bor itu memiliki ukuran pipa berkisar 4 hingga 10 inci, dengan kedalaman pengeboran mencapai 80 meter. Pemerintah menargetkan pekerjaan rampung pada pertengahan November 2026.

Pembangunan dua sumur bor tersebut menelan anggaran Rp 356.082.800. Dana itu merupakan bagian dari alokasi TKD sebesar Rp 11,6 miliar yang diterima Dinas PUPR Kota Subulussalam untuk mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada November 2025.

Anggaran pembangunan dua sumur bor setara dengan sekitar 3,07 persen dari total alokasi TKD untuk Dinas PUPR. Ini diharapkan dapat segera membantu warga memperoleh air bersih. Langkah tersebut dilakukan setelah banjir menghambat akses terhadap sumber air bersih warga.

Sebelumnya, banjir melanda sejumlah permukiman warga di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Subulussalam dan menyebabkan Sungai Lae Souraya meluap hingga ke kawasan permukiman penduduk.

Dikutip dari laman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, wilayah yang terdampak banjir berada di Desa Sigrun dan Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat. Luapan air sungai tersebut mengakibatkan air memasuki rumah-rumah warga dan merendam sejumlah bangunan serta lingkungan permukiman.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 312 unit rumah warga terendam banjir. Dari jumlah tersebut, warga terdampak tersebar di dua desa, yakni 20 kepala keluarga (KK) di Desa Sigrun dan 292 KK di Desa Jabi-Jabi.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Progres Fisik Huntap Bencana Sumatera 3,48%, Pemerintah Kejar 7.952 Unit
• 17 jam lalu
0
thumb
Tanggapi Pernyataan M. Lutfi Soal Karhutla, Begini Respons Tegas Anggota Parlemen Malaysia
• 55 menit lalu
0
thumb
Keluarga Buru Oknum yang Diduga Beri Obat dan Alkohol ke Aron Ashab hingga Harus Direhab
• 50 menit lalu
0
thumb
DLH Jatim Sebut Kualitas Udara Surabaya Didominasi Kategori Sedang
• 23 jam lalu
0
thumb
KPK Tanggapi Luhut soal Unsur Kerugian Negara
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.