SKK Migas awasi INPEX memastikan masyarakat lokal terlibat Blok Masela

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
AMBON (ANTARA) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meningkatkan pengawasan operator Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) INPEX Masela Ltd, guna memastikan keterlibatan aktif masyarakat lokal mendukung kelancaran operasional Blok Masela.

Kepala Departemen Sekuriti SKK Migas M Indarto Wibowo dalam keterangan yang diterima di Ambon, Maluku, Rabu (21/10), menyampaikan bahwa berdasarkan peta risiko keamanan dan hasil Social Risk Assessment (SRA) pada proyek Lapangan Gas Abadi, potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut tidak didominasi oleh ancaman fisik melainkan oleh dinamika sosial-adat, tuntutan ekspektasi ekonomi, serta legitimasi lokal.

"Peta risiko menunjukkan bahwa dinamika sosial-adat seperti sengketa ulayat, fragmentasi sosial, hingga ekspektasi manfaat ekonomi yang tinggi menjadi perhatian utama. Karena itu, SKK Migas terus mengawasi dan memastikan INPEX melibatkan tokoh adat, nelayan, serta pemerintah desa setempat sejak tahap awal operasional proyek," ujar dia.

Dia menegaskan, pengawasan SKK Migas berfokus pada pengelolaan ekspektasi masyarakat pesisir secara realistis dan transparan. Langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan forum dialog berkala serta penyediaan kanal pengaduan (complaint mechanism) yang transparan dan akuntabel bagi warga.

Selain itu, keamanan maritim di sekitar lokasi proyek beririsan langsung dengan ruang hidup nelayan pesisir. SKK Migas mendorong komunikasi terintegrasi, agar rantai kegiatan proyek berjalan tertib tanpa mengganggu mata pencaharian warga setempat.

"Pengamanan laut bukan sekadar menjaga fasilitas proyek, melainkan membangun kepercayaan publik (public trust). Melalui keterlibatan masyarakat lokal, transparansi, dan penghormatan terhadap tata nilai adat setempat, keberlanjutan proyek hulu migas berkapasitas besar ini dapat terjamin," katanya pula.

Dalam model pengamanan terpadu ini, SKK Migas menjalankan fungsi tata kelola dan pengawasan. Sementara itu, INPEX bertugas memetakan risiko operasional dan rencana mitigasi, yang diselaraskan bersama pemangku kepentingan daerah, TNI AL, Polri, serta partisipasi aktif masyarakat pesisir.

Blok Masela merupakan wilayah kerja minyak dan gas bumi di Laut Arafura, lepas pantai Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dengan Lapangan Gas Abadi sebagai pusat pengembangannya.

Proyek yang dikelola INPEX Masela Ltd sebagai operator bersama mitranya, PT Pertamina Hulu Energi dan Petronas Masela Sdn Bhd, memiliki nilai investasi yang diperkirakan mencapai 20,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Pengembangan Lapangan Abadi dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) per tahun, 150 juta kaki kubik gas per hari, serta 35.000 barel kondensat per hari. Proyek tersebut ditargetkan mulai berproduksi secara komersial pada 2029.

Besarnya skala pengembangan Blok Masela membuka peluang ekonomi bagi Maluku, termasuk kebutuhan tenaga kerja dalam tahapan konstruksi dan pembangunan fasilitas pendukung. Namun, pemanfaatan peluang tersebut membutuhkan kesiapan sumber daya manusia lokal yang sesuai dengan kebutuhan industri migas.

Baca juga: Pemprov Maluku imbau warga waspadai hoaks lowongan kerja Blok Masela

Baca juga: Kodaeral Ambon libatkan semua pihak maksimalkan pengamanan Blok Masela


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Musim Hujan Diprediksi Lebih Pendek, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Ekstrem
• 5 jam lalu
0
thumb
Arab Saudi Siap Gelar Konferensi dan Pameran Haji ke-6 di Jeddah Bulan Depan
• 19 jam lalu
0
thumb
Di Bawah Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
World Bank Bahas Tata Kelola Sampah TPST Kertamukti dengan Pemkab Bekasi
• 18 jam lalu
0
thumb
Menhut Bekukan Izin 6 Perusahaan, Total 32 Perusahaan Kena Sanksi
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.