Survei Matriks: Teddy Paling Populer, Amran Menteri Terbaik di Kabinet

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Memasuki dua tahun usia pemerintahan Prabowo-Gibran, sejumlah nama menteri dan pejabat strategis lainnya di tubuh kabinet Merah Putih menjadi sorotan publik.

Temuan survei Matriks Politik Indonesia menunjukkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat paling dikenal publik, sedangkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dinilai sebagai menteri terbaik.

BACA JUGA: Survei Dua Tahun Prabowo-Gibran Melorot 13 Persen, Efriza: Jadi Catatan Penting Pemerintah

Tingkat popularitas Seskab Teddy mencapai 88,88 persen, disusul oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (85,3 persen) dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (79,5 persen).

Sementara itu, di jajaran menteri dan pejabat dengan penilaian terbaik, Mentan Amran menduduki peringkat pertama sebesar 75,1 persen.

BACA JUGA: 3 Sektor Strategis yang Perlu Dievaluasi dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

Posisi berikutnya diraih oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar (70,4 persen), dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (68,8 persen).

“Seskab Teddy paling populer di mata publik, sedang Mentan Amran Sulaiman dinilai terbaik di jajaran kabinet pada dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” ungkap Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi, pada Rabu (21/10).

BACA JUGA: 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Rakyat Tertekan dan Program Unggulan Tuai Polemik

Tingkat Popularitas Anggota Kabinet

Menurut Supriyadi, popularitas Teddy sangat tinggi berkat kedekatan dengan Presiden Prabowo dalam berbagai aktivitas kenegaraan maupun kemunculannya di depan publik.

“Peran Teddy sebagai Seskab menjadikannya sangat strategis untuk mengatur koordinasi para menteri dan pejabat tinggi lainnya,” jelas Supriyadi.

Hadirnya Teddy dalam momen-momen seperti itu menunjukkan wajah Presiden dan dukungan kuat terhadap arah kebijakan yang ditelurkan.

Pada peringkat kedua, nama Bahlil dikenal luas baik karena kebijakannya di bidang energi maupun gaya komunikasinya yang lugas dan cair.

“Posisi Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar menjadikannya sebagai anggota koalisi yang sangat diperhitungkan Prabowo, dengan sejumlah penugasan strategis yang membuatnya kerap tampil di panggung kebijakan,” tuturnya.

“Demikian pula dengan AHY, sebagai Ketua Umum Demokrat dan potensial menjadi pemimpin nasional ke depan, popularitasnya sangat tinggi di tengah publik,” lanjut Supriyadi.

Nama AHY kerap masuk dalam bursa Pilpres mendatang, meskipun masih harus bersaing dengan tokoh-tokoh lain yang popularitas dan elektabilitasnya jauh lebih tinggi.

Menteri-menteri lain dengan popularitas tinggi adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (78,8 persen), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (77,7 persen), dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti (73,8 persen).

Lalu ada Menteri ATR/BPN Nusron Wahid (72,9 persen), Menteri Agama Nasaruddin Umar (71,2 persen), Menko PanganZulkifli Hasan (62,8 persen), dan Menko PemberdayaanMasyarakat Muhaimin Iskandar (58,4 persen).

Daftar Menteri dengan Penilaian Terbaik

Amran Sulaiman yang berkali-kali membidangi sektor pertanian sejak masa Presiden Jokowi, terbukti memiliki kinerja yang sangat baik dan penilaian positif dari publik.

“Amran berhasil mewujudkan target ambisius Prabowo untuk membawa Indonesia mencapai swasembada beras dalam setahunpemerintahan,” kata Supriyadi.

Amran juga disebut menyederhanakan distribusi pupuk bersubsidi dan mempertahankan kebijakan harga pembelian (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram.

Hasilnya, nilai tukar petani (NTP) mencapai 131,11 pada September 2026, mencatatkannya sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Keberhasilan itu tidak lepas dari kerja keras Amran dan jajaran Kementerian Pertanian dengan turun langsung ke lapangan, disertai ketegasan dalam memberantas mafia pangan.

“Tidak hanya dinilai terbaik, Amran pun dikenal luas oleh publik dengan tingkat popularitas yang tinggi,” terangnya.

Menag Nasaruddin menempati peringkat kedua menteri terbaik, dengan kepemimpinan di bidang agama yang menyejukkan dan membawa kedamaian bagi bangsa.

Indeks kerukunan umat beragama pada 2025 mencatat rekor tertinggi sebesar 77,89, berkorelasi penting dalam menjaga stabilitas dan iklim berusahatetap kondusif.

Pada peringkat ketiga terbaik, Mensesneg Prasetyo tidak hanya menjalankan proses pengambilan keputusan strategis di Istana, tapi juga mampu mengkomunikasikan kepada publik dengan fokus dan tegas.

“Bahkan di tengah kegaduhan yang ada, Prasetyo muncul dengan penjelasan yang sangat tenang dan tidak memancing polemik,” tambahnya. (dit/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bahas Karhutla, Ingatkan Negara yang Hina Indonesia: Pada Saatnya Kita akan Buka
• 12 jam lalu
0
thumb
Seratus Kali Wisuda, Seribu Seratus Perjalanan
• 18 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Siapkan Hilirisasi Kemenyan dan Kratom
• 21 jam lalu
0
thumb
Progres Fisik Huntap Bencana Sumatera 3,48%, Pemerintah Kejar 7.952 Unit
• 11 jam lalu
0
thumb
Pengadaan Selimut Pengungsi di BNPB pun Dikorupsi
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.