Gubernur Andi Sudirman Perkuat Demokrasi Inklusif Demi Kedamaian Sulsel

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat demokrasi inklusif dalam bingkai kebinekaan. Langkah ini dinilai krusial demi mewujudkan kedamaian dan keadilan bagi seluruh masyarakat di daerah tersebut.

Dalam keterangannya di Makassar, Rabu, Gubernur Andi Sudirman menyampaikan bahwa demokrasi yang terbuka dan berkeadilan harus berpihak pada kelestarian lingkungan. Hal ini penting tidak hanya untuk kepentingan masyarakat saat ini, tetapi juga demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

“Sejak dulu kita dituntut untuk bagaimana memelihara kerukunan, meskipun berbeda tapi tetap satu kebinekaan di bawah NKRI," ujarnya pada Seminar Agama-Agama (SAA) ke-40 yang digelar oleh PGIW Sulselbar.

Keseimbangan Ekonomi dan Lingkungan

Andi Sudirman mengemukakan pentingnya memperoleh manfaat secara adil dalam proses pembangunan. Ia menekankan bahwa lingkungan harus tetap terjaga agar generasi mendatang memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati kehidupan yang lebih baik.

Ia menilai demokrasi harus diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Selain itu, keterbukaan informasi serta pelaksanaan kebijakan publik yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi kunci utama.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan. Fokus utamanya adalah memperhatikan kepentingan masyarakat serta menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Peran Strategis Tokoh Agama

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya peran strategis lembaga dan tokoh agama. Mereka diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga alam dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.

“Kami berharap melalui seminar ini menjadi ruang dialog terbuka untuk mempertemukan berbagai pandangan, membahas persoalan secara jernih, dan menghasilkan gagasan konstruktif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya menutup.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Editorial MI: Melindungi Anak
• 1 menit lalu
0
thumb
Isi Kekosongan Kepemimpinan, PWI Sulsel Tunjuk Plt Ketua di Gowa, Maros, Bone, dan Wajo
• 17 jam lalu
0
thumb
Prabowo Pimpin Sidang Kabinet 2 Tahun Pemerintahan, Seluruh Menteri Hadir
• 16 jam lalu
0
thumb
Polres Pasuruan Bongkar Gudang Pengoplosan LPG Subsidi di Rembang, Bekuk 8 Tersangka
• 19 jam lalu
0
thumb
Antrean dan Kelangkaan BBM Berulang, Pemerintah Bisa Apa?
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.