GCC Rapat Darurat Bahas Serangan Houthi, 8 Nelayan Yaman Tewas

celebesmedia.id
15 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Eskalasi konflik di kawasan Teluk kian memanas. Angkatan Bersenjata negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) menggelar pertemuan luar biasa di Riyadh, Arab Saudi, guna memperketat koordinasi militer setelah intensitas serangan kelompok Houthi Yaman ke wilayah Arab Saudi terus meningkat.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA), rapat mendadak yang diinisiasi oleh Komite Operasi dan Pelatihan Angkatan Bersenjata GCC tersebut berlangsung di markas Sekretariat Jenderal GCC pada Rabu (21/10).

"Pertemuan luar biasa ini diselenggarakan untuk membahas penguatan kerja sama serta koordinasi antarangkatan bersenjata anggota Teluk," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan UEA.

Kendati demikian, pihak kementerian maupun Sekretariat Jenderal GCC yang beranggotakan Arab Saudi, UEA, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman belum merinci daftar pejabat yang hadir maupun merilis keputusan resmi hasil dari pertemuan tersebut.

Sebelum rapat darurat ini digelar, Sekretaris Jenderal GCC Jasem Mohamed Albudaiwi menyuarakan desakan tegas kepada masyarakat global saat menutup pertemuan tingkat menteri di Manama.

Albudaiwi menyerukan perlunya tindakan internasional yang “efektif” terhadap kelompok Houthi guna meredam konflik yang kian meluas.

Sementara itu dari pihak Yaman, kelompok Houthi mengklaim bahwa menggeliatnya serangan udara dan rudal dari koalisi pimpinan Arab Saudi dalam 24 jam terakhir telah memicu jatuhnya korban jiwa dari warga sipil.

Kelompok Houthi Yaman menyatakan bahwa delapan nelayan tewas ketika pasukan Arab Saudi melancarkan 93 serangan udara dan rudal di delapan provinsi Yaman selama 24 jam terakhir.

Kelompok tersebut menambahkan, gempuran terbaru ini melonjakkan akumulasi gempuran militer Arab Saudi sejak eskalasi belakangan ini pecah. Total serangan udara maupun tembakan rudal yang diarahkan ke kawasan Yaman kini dilaporkan telah menyentuh angka 2.793 serangan.

Sumber: Antara



Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kebakaran Hutan di Sigi Hanguskan 60 Hektare, BNPB Ungkap Dugaan Penyebab dan Kendala Pemadaman
• 16 jam lalu
0
thumb
BI Ungkap Kredit Nganggur Tembus Rp2.562 T hingga September 2026
• 19 jam lalu
0
thumb
Dinkes Kota Cirebon Bantah Korban Keracunan MBG Meninggal: Hoaks
• 6 jam lalu
0
thumb
THMP Soroti Denny Indrayana di Australia, Desak Kasus Payment Gateway Berlanjut
• 16 jam lalu
0
thumb
Rupiah Dibuka ke Rp18.036 per USD
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.