Polisi menyebut lelaku pembunuhan perempuan di Putat Jaya sempat kabur ke Malaysia, dan bekerja sebagai kuli bangunan.
Sebagai informasi, MKA (24) pelaku pembunuhan NS diamankan pihak kepolisian saat bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia.
AKBP David Manurung Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menerangkan, pengamanan pelaku di Malaysia dibantu oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan Kepolisian Malaysia.
“Jadi setelah melakukan pembunuhan, pelaku langsung terbang ke Malaysia untuk bekerja di sana,” katanya, Rabu (21/10/2026).
BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya Ditangkap di Malaysia
David menjelaskan, pelaku terbang ke Malaysia dengan jalur yang legal dan memiliki paspor.
Sehingga, setelah polisi mengetahui pelaku berada di Malaysia, Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung meminta bantuan pada Divhubinter Polri.
“Kami dibantu untuk berkoordinasi dengan kepolisian Malaysia. Sehingga, di Malaysia, di Selangor tepatnya diamankan oleh Divhubinter bersama kepolisian Malaysia. Kemudian diserahkan kepada kami penyidik di Bandara Soekarno-Hatta,” bebernya.
David menambahkan, pelaku diamankan pihak kepolisian saat sedang bekerja menjadi kuli bangunan di Malaysia.
BACA JUGA: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya
Sementara Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya menegaskan, pengungkapan kasus pembunuhan memang terkesan agak lama.
Hal itu karena pihak kepolisian perlu melakukan sejumlah koordinasi, termasuk dengan Divhubinter Polri dan Kepolisian Malaysia.
“Jadi memang ini terkesan seperti agak lama, karena memang dari awal sudah kami tahu pelakunya, namun karena posisi ada di Malaysia sehingga kami perlu koordinasi juga dengan Hubinter Mabes Polri. Alhamdulillah kemarin sudah bisa kami lakukan penangkapan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pelaku MKA nekat membunuh SN karena perkataan buruk yang dilontarkan korban saat utangnya ditagih.
Polisi mengungkapkan bahwa antara korban dan pelaku sempat terjadi cekcok hingga akhirnya pelaku meraih pisau yang ada di belakang lemari korban.
Pada gelar rekonstruksi hari ini, terdapat total 55 adegan. 44 adegan digelar di TKP pertama yakni, di kawasan Putat Jaya, dan 11 adegan di Simo Pomahan.(kir/ham/rid)





Komentar (0)