Survei ASI: 75,1 Persen Publik Setuju Prabowo Reshuffle Kabinet

cumicumi.com
3 jam lalu
Cover Berita
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Cumicumi.com, JAKARTA - Hasil survei Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan 75,1 persen responden setuju Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle kabinet. Angka tersebut terdiri atas 29 persen responden yang sangat setuju dan 46,1 persen yang cukup setuju.

Direktur Eksekutif ASI Ali Rif'an memaparkan hasil tersebut dalam diskusi dan refleksi bertajuk capaian dan tantangan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta, Selasa (20/10/2026).


Sementara itu, sebanyak 16,6 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap reshuffle kabinet. Rinciannya, 14,9 persen menyatakan kurang setuju dan 1,7 persen lainnya sangat tidak setuju. Adapun 8,3 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Ali menilai dukungan terhadap reshuffle berkaitan dengan evaluasi publik terhadap kinerja pemerintahan. Menurutnya, ketidakpuasan masyarakat tidak hanya diarahkan kepada Prabowo sebagai presiden, tetapi juga kepada para menteri yang membantu menjalankan pemerintahan.

"Sehingga sebenarnya apa yang dilakukan Pak Prabowo itu bagi publik itu positif karena rupanya kekesalan pemerintah ini tidak dialamatkan hanya ke seorang presiden saja, tapi juga dialamatkan kepada para pembantunya," kata Ali.

Selain evaluasi terhadap kabinet, survei ASI juga mencatat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, terutama harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, dan kemiskinan.

Ali menjelaskan, persoalan tersebut berkaitan dengan kondisi ekonomi mikro yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, capaian ekonomi secara makro belum tentu mencerminkan perbaikan yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mencontohkan harga kebutuhan pokok, LPG, dan cabai yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

"Jangan sampai secara makroekonomi kita baik-baik saja, tetapi secara mikroekonomi itu tidak baik-baik saja, karena dalam persepsi publik yang ditangkap adalah apa yang dirasakan hari ini," ujarnya.

Ali menilai pemerintah perlu memastikan capaian ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara langsung. Selain itu, komunikasi publik juga menjadi tantangan yang perlu diperhatikan agar kebijakan dan program pemerintah dapat dipahami oleh berbagai kelompok masyarakat.

Adapun survei ASI tersebut dilakukan pada 23–29 Juli 2026 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Hasil tersebut merupakan data survei periode Juli 2026 yang dipaparkan kembali dalam diskusi evaluasi pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Literasi Keuangan Sulsel Tertinggal dari Nasional
• 11 jam lalu
0
thumb
jadi akses penting petani, perbaikan jembatan Blang Miro Kumba dikebut
• 1 jam lalu
0
thumb
Komdigi Targetkan Kecepatan Internet 100 Mbps di Indonesia 2029
• 17 jam lalu
0
thumb
Kecelakaan di Tol Jagorawi KM 35 Arah Bogor, Minibus Terguling dan Mobil Ringsek Parah
• 9 jam lalu
0
thumb
KMP Batu Mandi Terbakar, Polda Banten: Evakuasi Berlangsung
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.