JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan sejumlah pengadaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga dikorupsi.
Selain HT untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), KPK mengungkap ada dugaan korupsi dalam pengadaan tenda hingga perahu karet.
“Seperti pengadaan tenda, selimut, ya perangkat-perangkat untuk pengungsi, kemudian alat-alat pompa air untuk penanggulangan banjir, dan perahu karet,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga: Ketua KPK Sebut Sudah Kirim Surat ke Panglima TNI Usut Kasus Korupsi BNPB
Dari temuan tersebut, dia menyebut , dugaan korupsi di BNPB tidak hanya berkaitan dengan penanganan karhutla, namun juga pengadaan untuk bencana banjir dan longsor.
“Dengan demikian, memang butuh pendalaman yang komprehensif oleh penyidik untuk melakukan analisis terhadap dokumen-dokumen pengadaan barang dan jasa,” ujarnya dikutip dari Antara.
Adapun kasus korupsi di lingkungan BNPB diungkap KPK melalui operasi tangkap tangan atau OTT pada Selasa (13/10/2026).
Operasi senyap terkait korupsi pengadaan barang dan jasa yang diduga bersumber dari dana siap pakai untuk penanganan bencana.
Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sebanyak 14 orang di BNPB. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya telah ditetapkan tersangka.
Kelima tersangka masing-masing inisial BMS selaku tenaga ahli Kepala Badan BNPB sekaligus adik dari eks Kepala BNPB, RIC selaku tenaga ahli Kepala Badan BNPB saat itu.
Kemudian, GBS selaku PPK sekaligus Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB, SNG selaku pihak swasta, dan GER selaku pihak swasta.
Baca Juga: Alasan KPK Tak Jerat Tersangka Kasus Korupsi BNPB dengan Pasal Ancaman Hukuman Mati
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV/Antara.
- kpk
- bnpb
- pengadaan barang
- korupsi
- dugaan korupsi bnpb
- karhutla






Komentar (0)