Polri akan mengusut penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi di Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10). Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, Korpolairud akan dilibatkan dalam penyelidikan bersama jajaran Kementerian Perhubungan.
“Kita Polri, kita Korpolair nanti akan juga turun untuk membantu penyelidikan, apakah ini terjadi karena faktor-faktor teknis atau ada nonteknis, ya,” kata Suyudi di Mabes Polri, Rabu (21/10).
Ia mengatakan, penyelidikan diperlukan untuk mendalami penyebab kecelakaan kapal yang menjadi perhatian Polri.
“Sehingga kita betul-betul bisa melihat lebih lebih jauh lagi, karena tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak yang ingin sengaja gitu kan melakukan sebuah upaya-upaya yang yang tidak baik, ya. Tapi ini perlu pendalaman, ya. Sehingga kita akan terus bekerja sama dengan jajaran Menhub,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, pihaknya telah meminta agar penyebab kebakaran didalami melalui investigasi, termasuk dari sisi teknis dan nonteknis.
“Dan penyebabnya itu, tadi kami sudah menyampaikan kepada Pak Kapolri, kiranya perlu untuk didalami lebih dalam lagi terkait untuk investigasinya,” kata Dudy.
“Dan juga kepada KNKT, se-seluruh aspek kami menyampaikan mohon untuk dilihat, baik teknis maupun eh non-nonteknis terkait dengan kecelakaan tersebut. Ya,” lanjutnya.
KMP Batu Mandi yang melayani rute Merak-Bakauheni terbakar di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10). Sebelumnya, kapal bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB.
Petugas darat melihat percikan api di bagian buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi. Proses evakuasi selesai pada pukul 17.05 WIB dan tidak ada korban jiwa.






Komentar (0)