Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar simulasi gempa bumi secara serentak pada hari ini pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan sejumlah lokasi, dari gedung perkantoran pemerintahan hingga sekolah-sekolah.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan simulasi tersebut digelar berdasarkan Instruksi Sekretaris Daerah (INSEKDA) e-0044 Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi.
Selain gedung perkantoran pemerintahan, simulasi juga melibatkan kantor kecamatan dan kelurahan serta badan usaha milik daerah (BUMD).
Chico mengatakan kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, simulasi tersebut bukan sekadar latihan, tapi juga upaya agar masyarakat memahami cara melindungi diri ketika gempa terjadi.
"Kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Simulasi ini bukan sekadar latihan, tetapi upaya nyata agar setiap warga Jakarta tahu cara melindungi diri dan orang di sekitarnya. Siap, sigap, selamat," ujar Chico dalam keterangan, Rabu (21/10/2026).
Melalui kegiatan ini, Pemprov DKI berharap masyarakat semakin memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang tepat saat terjadi gempa bumi.
Pemprov DKI juga mengajak masyarakat mengenali risiko bencana, memahami prosedur evakuasi, dan senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gempa bumi.
(bel/yld)






Komentar (0)