HARIAN.FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Anggota DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), dari PAN, Abdul Rauf, berkomitmen memperjuangkan pengadaan pompa air bagi kelompok tani dan tandon air untuk masyarakat Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene.
Aspirasi tersebut akan diupayakan masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2027 guna mendukung kebutuhan pertanian dan pemenuhan air bersih bagi warga.
Komitmen itu disampaikan Abdul Rauf saat menggelar reses Masa Sidang Pertama Tahun 2026 di Kampung Tala-Tala, Kelurahan Bonto Kio, Selasa, 20 Oktober 2026.
Abdul Rauf, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Pangkep yang meliputi Kecamatan Pangkajene, Minasatene, dan Balocci, mengatakan bahwa aspirasi masyarakat perlu dikawal melalui perencanaan yang terarah agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Saya berharap warga Bonto Kio mendapat bantuan pompa dari pemerintah. Saya juga akan mengupayakan pengadaan pompa air untuk kelompok tani dan tandon air bagi masyarakat,” katanya
Menurutnya, pengadaan pompa air diharapkan dapat menunjang kebutuhan pertanian, sedangkan tandon air dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk memperkuat pengawalan aspirasi tersebut, Abdul Rauf meminta pemerintah kelurahan menyerahkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai bahan pertimbangan dalam memperjuangkan kebutuhan warga melalui anggaran 2027.
“Kami akan mengupayakan aspirasi masyarakat melalui anggaran 2027. Saya juga meminta hasil Musrenbang dari kelurahan untuk mengawal aspirasi masyarakat,” kata Ketua Fraksi Amanat Bangsa tersebut.
Ia menambahkan, upaya merealisasikan usulan masyarakat membutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, serta pihak terkait di tingkat pusat. Namun, pelaksanaannya tetap bergantung pada proses pengusulan, penyesuaian anggaran, dan pemenuhan persyaratan yang berlaku.
Selain kebutuhan sarana air, warga Bonto Kio juga menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan infrastruktur lingkungan dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah seorang konstituen, Risnawati, meminta agar pembangunan drainase di wilayahnya dilanjutkan. Ia juga mengusulkan bantuan modal usaha serta perbaikan jalan di dekat masjid yang kerap dipenuhi lumpur saat musim hujan.
“Saya meminta bantuan modal usaha agar kami bisa lebih produktif. Selain itu, jalan dekat masjid kalau musim hujan sangat banyak lumpur. Sangat disayangkan, kita mau ke masjid, tetapi dipenuhi lumpur,” ungkap Risnawati. (fit)






Komentar (0)