Wamenkop Akui Ada Kopdes Merah Putih Dibangun di Lokasi Terpencil, Ini Alasannya

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Seorang warga melintas di depan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (27/9/2026). (Sumber: ANTARA/Dedi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengakui adanya bangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang didirikan di lokasi terpencil, jauh dari permukiman warga, bahkan dinilai tidak strategis untuk menjalankan bisnis.

Farida mengatakan pemerintah telah menemukan sejumlah lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai dan kini tengah melakukan evaluasi.

"Memang kita temukan, kita akui itu temuan. Tapi terus kemudian kita melakukan evaluasi," kata Farida dalam Laporan Khusus KompasTV bertajuk Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Capaian dan Catatan, Selasa (20/10/2026).

Namun, ia menegaskan tidak semua bangunan koperasi yang berada di daerah terpencil merupakan kesalahan perencanaan.

Farida mencontohkan adanya bangunan Kopdes Merah Putih yang sengaja didirikan di kawasan pegunungan berdasarkan pertimbangan potensi ekonomi desa.

Baca Juga: Wamenkop Farida: Kopdes Merah Putih Masih Disiapkan, Warga Punya Harapan Besar

"Dan kita temukan juga beberapa titik yang menurut masyarakat itu terpencil, tidak strategis untuk suatu bisnis. Ternyata kepala desanya memberikan statement, memang kita meletakkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih ini di pegunungan," ungkapnya. 

Ia menyebut penempatan koperasi di kawasan pegunungan tersebut bertujuan untuk mendukung pemasaran hasil pertanian masyarakat.

"Kenapa? Karena kita mau menjadikan Koperasi Desa Merah Putih ini sebagai offtaker sayur-sayuran dan buah-buahan yang ada di situ," ucapnya. 

Farida mengatakan penentuan lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih telah memiliki mekanisme tersendiri, mulai dari pengurus koperasi hingga Agrinas. 

"Dan memang secara regulasi, penentuan titik Koperasi Desa Merah Putih untuk bangunannya itu diserahkan kepada komunikasi antara pengurus Koperasi Desa Merah Putih, kepala desa, dan juga Agrinas yang melakukan pembangunan itu," paparnya.

Baca Juga: Bansos Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih Masih Dimatangkan, Ini Kendalanya

Kendati demikian, Farida memastikan pemerintah tidak menutup mata terhadap temuan lokasi pembangunan yang benar-benar tidak memenuhi standar strategis.

Bangunan koperasi yang dinilai terlalu jauh dari permukiman atau tidak sesuai dengan kebutuhan usaha tetap menjadi bahan evaluasi.

"Kalaupun ada beberapa yang kemudian di luar standar strategis dan kemudian jauh dari permukiman, kita temukan dan memang kita evaluasi," tegasnya.

Farida juga menanggapi data mengenai titik-titik pembangunan Kopdes Merah Putih yang dipersoalkan masyarakat.

 

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Dina Karina Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • wamenkop
  • kopdes
  • kopdes merah putih
  • koperasi desa merah putih
  • kopdes terpencil
  • Farida Farichah
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
HIMKI Targetkan Ekspor Mebel dan Kerajinan Tembus 6 Miliar Dolar AS pada 2031, Andalkan Trade Expo Indonesia
• 19 jam lalu
0
thumb
5 Wilayah dengan Penduduk Berumur Panjang, dari Okinawa hingga Nicoya
• 17 jam lalu
0
thumb
Hasil Liga Champions: Liverpool Menang 4-3 Atas Villarreal di Anfield
• 4 jam lalu
0
thumb
DEN Imbau BI segera Naikkan Suku Bunga untuk Selamatkan Rupiah
• 14 jam lalu
0
thumb
Tembak Senior di Pondok Cabe, Kondisi Kejiwaan Bharada AR Diperiksa
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.