TOKYO - Seorang wakil wali kota di Jepang bagian barat meninggal dunia setelah tertimpa kendaraan arak-arakan raksasa dalam sebuah parade lokal, ungkap para pejabat pada Senin (19/10/2026). Insiden ini terjadi sepekan setelah dua orang lainnya dilaporkan tewas dalam festival tradisional yang berbeda.
Akihiro Nabae, Wakil Wali Kota Saijo di Wilayah Ehime, sedang ikut mengusung kendaraan arak-arakan raksasa bersama peserta lainnya pada Sabtu (17/10/2026) sebelum akhirnya terjebak di bawah kendaraan tersebut, menurut keterangan pejabat kota dan kepolisian.
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi kemudian dinyatakan meninggal dunia, lapor media setempat, sebagaimana dilansir AFP.
Makoto Hagiyama, wakil kepala kantor polisi setempat, mengatakan bahwa penyebab pasti kematian pria tersebut—termasuk “apakah kendaraan arak-arakan itu jatuh atau ia kehilangan keseimbangan”—masih dalam penyidikan.
Media setempat melaporkan bahwa 11 kendaraan arak-arakan berjajar berdampingan, dan beban seberat hingga tiga ton diduga telah menimpa Nabae.





Komentar (0)