Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, dikabarkan akan menghadapi aksi demonstrasi yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat pada Rabu (21/10/2026).
Informasi mengenai rencana aksi tersebut disampaikan oleh Irma Suryani, seorang advokat, pengusaha, sekaligus figur publik asal Samarinda, Kalimantan Timur.
Melalui akun Instagram pribadinya, Irma membagikan situasi ketika sejumlah mahasiswa mulai mempersiapkan baliho berukuran besar berisi tuntutan yang ditujukan kepada Rudy Mas'ud.
- Instagram/@syarifahsuraidah
Dalam unggahan yang dibagikan pada Selasa malam (20/10/2026), Irma menyampaikan bahwa aksi demonstrasi akan melibatkan mahasiswa dan masyarakat.
"Besok Gubernur Kaltim akan didemo oleh masyarakat dan para mahasiswa, lihat di belakang saya, para mahasiswa sudah mulai berkumpul," ucap Irma sebagaimana dilansir dari akun Instagram miliknya yang diunggah pada Selasa malam (20/10/2026).
Irma juga menyampaikan informasi mengenai lokasi dan waktu berkumpul bagi masyarakat yang ingin mengikuti aksi tersebut.
"Yang mau terlibat besok (tanggal 21, hari ini) titik kumpul di masjid Pemprov jam 1 siang, bajunya serba hitam ya.
"Bagi masyarakat yang besok tidak bisa datang, silakan kali berdonasi," ucapnya sambil membagikan foto QRIS dengan tulisan Gerakan Rakyat Menggugat.
Dalam unggahan tersebut, Irma turut memperlihatkan sejumlah baliho yang memuat keresahan dan tuntutan mahasiswa.
Salah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur.
Salah satu baliho memuat tulisan, "Hidup makin susha, bencana makin parah."
Sementara baliho lainnya berisi seruan, "Call Out KPK."
Dugaan Intimidasi terhadap Mahasiswa GMNI
Rencana demonstrasi tersebut muncul setelah beredarnya video yang diduga memperlihatkan aksi intimidasi terhadap mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda oleh ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Brigadir Polisi Satu ART.
Peristiwa yang diduga melibatkan ART itu disebut terjadi pada Senin (19/10/2026), setelah mahasiswa menggelar demonstrasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur.
Insiden tersebut berlangsung di sekitar Masjid Nurul Mu'minin, yang berada di lingkungan Kantor Gubernur Kaltim.
- Tangkapan layar instagram
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula setelah mahasiswa menyelesaikan aksi demonstrasi dan bersiap membubarkan diri. Pada saat bersamaan, Rudy Mas'ud datang ke masjid untuk menunaikan salat Magrib bersama dua orang ajudannya.





Komentar (0)