Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut industrialisasi nasional berpotensi membuka lapangan kerja dalam jumlah besar. Menurutnya, penguatan regulasi dan percepatan hilirisasi menjadi bagian penting untuk mendorong pertumbuhan industri di Indonesia.
Hal itu disampaikan Listyo Sigit melalui video sambutan dalam peringatan HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di Sukabumi, Minggu (18/10/2026).
"Dengan penguatan regulasi, percepatan hilirisasi, dan pengembangan industrialisasi nasional, kita berharap ribuan bahkan ratusan ribu industri baru dapat tumbuh dan berkembang, sehingga membuka peluang terciptanya lapangan pekerjaan secara luas," ujar Listyo Sigit dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2026).
Sigit mengatakan pengembangan industri juga perlu diiringi dengan peningkatan keterampilan dan perlindungan tenaga kerja. Dengan begitu, pertumbuhan industri tidak hanya memperkuat daya saing ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat bagi pekerja.
Pemerintah, kata Sigit, juga terus berupaya menjaga keberlangsungan usaha, mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK), serta memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi. Untuk itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Sigit mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi untuk mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
"Mari kita satukan tekad, perkuat sinergi, dan terus berkarya untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045," katanya.
(eva/lir)






Komentar (0)