Jakarta, CNBC Indonesia - Penembakan di dekat sebuah masjid di Columbus, Ohio, Amerika Serikat (AS), menewaskan satu orang pada Senin (19/10/2026) waktu setempat. Polisi menegaskan insiden tersebut bukan serangan terhadap masjid maupun orang-orang yang berada di dalamnya.
Sersan James Fuqua dari kepolisian setempat mengatakan penembakan bermula dari perselisihan di sebuah gedung apartemen yang berdekatan dengan masjid. Peristiwa itu terjadi di area parkir kompleks apartemen tersebut.
"Kami ingin menegaskan bahwa ini bukan serangan terhadap masjid," kata Fuqua, sebagaimana dikutip The Associated Press, Selasa (20/10/2026).
Menurut Fuqua, saat penembakan terjadi, sebuah kegiatan sedang berlangsung di dalam masjid. Namun, kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan insiden di luar bangunan.
Aparat federal dan kepolisian setempat mendatangi lokasi setelah Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) AS mengumumkan bahwa agennya sedang merespons laporan penembakan di kawasan masjid di blok 2200 Albert Avenue, Columbus.
Informasi awal dari ATF menyebut laporan penembakan terjadi di sebuah masjid. Namun, polisi kemudian mengklarifikasi bahwa lokasi penembakan sebenarnya berada di area parkir kompleks apartemen yang bersebelahan dengan rumah ibadah tersebut.
Pihak ATF belum segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, polisi menegaskan bahwa insiden tersebut tidak menargetkan masjid ataupun jemaah yang sedang berada di dalamnya.
(tfa/luc)





Komentar (0)