Kebakaran Hutan Pinus di Lembang, Perhutani: Diduga Disengaja

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Lembang: Kebakaran hutan pinus terjadi di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kebakaran diduga dipicu kelalaian manusia atau unsur kesengajaan.

"Diduga ada unsur kesengajaan, orang yang nakal meninggalkan bekas pembakaran. Kalau alam mah enggak mungkin. Enggak tahu iseng atau apa," kata Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, Cucu Supriatna, Selasa, 20 Oktober 2026. 

Petugas menemukan sisa pembakaran yang diduga ditinggalkan, sehingga bara api memicu kebakaran dan merembet ke kawasan hutan. Akibat kebakaran tersebut, sekitar dua hektare lahan hutan pinus terdampak.

Baca Juga :

BNPB: 454 Hektare Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Padam
Menurut Cucu, pohon pinus yang mengalami kebakaran cukup rentan mengalami kematian. Namun, dampak kerusakan terhadap pohon-pohon tersebut baru dapat dipastikan dalam beberapa bulan ke depan.

"Ada yang sudah tegakan tua, ada tegakan muda. Sebagian juga masih tanaman kecil. Kalau pinus rentan, kalau sudah terbakar ranting sama daunnya biasanya mati. Kejelasan matinya biasanya beberapa bulan ke depan baru terlihat," ujar dia.

Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terulang, Perhutani meningkatkan patroli dan pengawasan dengan melibatkan polisi hutan (Polhut), petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

"Perhutani juga memasang papan peringatan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama warga yang menggarap lahan di kawasan hutan. Upaya tersebut akan ditingkatkan menjelang musim kemarau," tuturnya.

Petugas melakukan pendinginan di lokasi kebakaran hutan pinus Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang. (MI)

Kebakaran hutan pinus terjadi pada Sabtu, 17 Oktober 2026, sekitar pukul 12.30 WIB di petak 60 O, kawasan hutan yang berada di bawah pengelolaan RPH Cisarua, BKPH Lembang, KPH Bandung Utara. Berdasarkan laporan petugas, kebakaran diduga dipicu bara api dari kebakaran sebelumnya yang terjadi pada Jumat, 16 Oktober 2026, di petak 45C, wilayah RPH Lembang.

Bara api yang tertiup angin kencang, ditambah kondisi cuaca yang panas, diduga menyebabkan api kembali menyala dan merembet ke kawasan hutan di petak 60 O. Total dua hektare lahan berisi pohon pinus terbakar dalam peristiwa tersebut.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Demonstrasi di Italia Berubah Menjadi Kerusuhan Hingga 1.800 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan di Prancis
• 6 jam lalu
0
thumb
Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo Ditangkap, Ternyata Eks Napi Terorisme
• 10 jam lalu
0
thumb
Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka Kasus Blackout di Batam
• 5 jam lalu
0
thumb
PLN Tambah Pembangkit 20 MW di Sigi, Membuka Harapan Masyarakat Pelosok
• 8 jam lalu
0
thumb
Cari Rumah di Tangerang? Ecopolis CitraRaya Punya Konsep Kota Mandiri Dekat Akses Tol
• 1 menit lalu
0
Berhasil disimpan.