Cari Rumah di Tangerang? Ecopolis CitraRaya Punya Konsep Kota Mandiri Dekat Akses Tol

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Memilih rumah tidak hanya soal bangunan dan desain, tetapi juga lingkungan serta kemudahan mengakses berbagai fasilitas untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Karena itu, kawasan hunian yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, pusat perbelanjaan, hingga transportasi menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam mencari tempat tinggal.

Salah satu kawasan yang dikembangkan dengan pendekatan tersebut adalah Ecopolis CitraRaya Tangerang, kawasan seluas sekitar 100 hektare yang dikembangkan sejak 2013 melalui kolaborasi Ciputra Group dan Mitsui Fudosan Asia, perusahaan pengembang properti asal Jepang.

BACA JUGA:Layani 435 Ribu Penumpang per Hari, KAI Properti Perkuat Fasilitas Stasiun Bogor

Ecopolis merupakan bagian dari CitraRaya Tangerang, kota mandiri yang membentang sekitar 2.760 hektare.

Kawasan ini memadukan hunian, area komersial, fasilitas gaya hidup, serta berbagai sarana yang mendukung kebutuhan masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Kolaborasi Ciputra Group dan Mitsui Fudosan Asia mempertemukan pengalaman pengembangan kawasan hunian dan kota mandiri di Indonesia dengan perspektif pengembangan properti dari Jepang.

Seiring pertumbuhan CitraRaya, Ecopolis menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang terhubung dengan berbagai fasilitas perkotaan.

Berbeda dengan kawasan hunian yang berkembang secara terpisah, Ecopolis berada di dalam ekosistem kota mandiri yang telah dilengkapi berbagai fasilitas.

BACA JUGA:Cari Rumah Bisa Naik KRL? Citra Maja City Punya Akses 500 Meter ke Stasiun

Pusat perbelanjaan, rumah sakit, institusi pendidikan, kawasan perkantoran, pusat olahraga, hingga destinasi rekreasi keluarga menjadi bagian dari aktivitas masyarakat di CitraRaya Tangerang.

Senior Marketing Manager CitraRaya Tangerang, Joni Jingga, mengatakan perubahan kebutuhan masyarakat turut memengaruhi cara sebuah kawasan hunian dikembangkan.

Menurutnya, masyarakat kini semakin mempertimbangkan lingkungan secara menyeluruh ketika memilih tempat tinggal, bukan hanya bangunan rumah, tetapi juga kemudahan menjalani aktivitas sehari-hari.

“Ketika seseorang memilih rumah, yang dipertimbangkan sebenarnya bukan hanya bangunannya, tetapi juga kehidupan yang akan dijalani di sekitarnya. Bagaimana anak dapat mengakses pendidikan, bagaimana keluarga memperoleh fasilitas kesehatan, serta bagaimana waktu bersama keluarga dapat dinikmati tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh, menjadi hal yang semakin relevan. Karena itu, perkembangan sebuah kawasan perlu dilihat sebagai proses membangun lingkungan kehidupan yang dapat tumbuh bersama masyarakatnya,” ujar Joni.

Di Ecopolis, masyarakat memiliki beragam pilihan hunian dengan karakter arsitektur dan pendekatan desain berbeda.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Menkeu Bantah Gaji ASN Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih
• 33 menit lalu
0
thumb
RI-Portugal Teken MRA, Buka Peluang Kerja Awak Kapal Perikanan Indonesia
• 8 jam lalu
0
thumb
Bulog Medan optimalkan serapan gabah meski target tahunan terlampaui
• 22 jam lalu
0
thumb
Presiden Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Subagyo Hadi Siswoyo
• 8 jam lalu
0
thumb
Hasil Mediasi Gugatan Wanprestasi Sarwendah terhadap Ruben Onsu Diungkap Minola Sebayang, Soroti Utang di Bank
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.