Menteri Agama Yakin Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar meyakini akan ada kebangkitan Syarikat Islam dalam jilid baru perjuangannya. 

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan pada penutupan Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 Syarikat Islam di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, Selasa (20/10). 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Ferry Juliantono dan Ketua Dewan Pusat Syarikat Islam periode 2026–2031, Hamdan Zoelva.

Dalam sambutannya, Nasaruddin mengajak seluruh kader Syarikat Islam untuk menengok kembali sejarah panjang organisasi yang berakar dari Serikat Dagang Islam (SDI). 

Menurutnya, penguatan ekonomi merupakan salah satu kunci penting agar umat Islam mampu membangun kemandirian dan tidak terpinggirkan dalam kehidupan ekonomi nasional.

“Jika kita ingin melihat sejarah pergerakan nasional yang paling pertama, itu adalah Serikat Dagang Islam. Visi para pendahulu kita sangat jelas, bahwa jika ingin memerdekakan umat Islam, caranya adalah melalui penguatan ekonomi agar tidak menjadi kaum yang termarginalkan,” ujar Nasaruddin di hadapan peserta kongres.

BACA JUGA:Dua Tahun Jadi Wapres, Harta Gibran Naik Rp395,7 Juta! Total Kekayaan Tembus Rp27,9 Miliar, Ini Rinciannnya

Nasaruddin juga memaparkan langkah Kementerian Agama dalam memperkuat ekosistem ekonomi umat berbasis rumah ibadah dan lembaga pendidikan Islam. 

Salah satu upaya yang didorong adalah mengoptimalkan potensi masjid dan pesantren sebagai pusat aktivitas ekonomi produktif melalui pengembangan jaringan ritel atau minimarket umat.

Menurutnya, jumlah masjid yang mencapai ratusan ribu serta puluhan ribu pondok pesantren di Indonesia merupakan potensi besar untuk membangun kekuatan ekonomi bersama apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

“Bayangkan jika dari ratusan ribu masjid di Indonesia, sebagian besar memiliki pekarangan atau ruang untuk membangun minimarket umat. Keuntungan dari transaksi tersebut akan kembali berputar untuk kesejahteraan masjid dan jamaah itu sendiri,” jelasnya.

Penguatan ekosistem ekonomi berbasis masjid tersebut sejalan dengan sinergi Kementerian Agama dan Kementerian Koperasi dalam mendorong pembentukan koperasi di masjid-masjid di seluruh Indonesia. 

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghubungkan aktivitas keagamaan dengan kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Ferry Juliantono menegaskan bahwa kebangkitan koperasi di Indonesia merupakan bagian dari upaya melanjutkan perjuangan dan cita-cita H.O.S. Tjokroaminoto mengenai sosialisme Islam.

Menurut Ferry, dakwah ekonomi yang diusung Syarikat Islam bertujuan mewujudkan kemerdekaan sejati melaluipenguatan ekonomi kerakyatan. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kasus Upah Pungut di Bappenda Kabupaten Bogor, KPK Panggil Lima Saksi 
• 12 jam lalu
0
thumb
SKK Migas Target Penerimaan Negara Naik 109 Persen Seiring Harga Minyak Naik
• 11 jam lalu
0
thumb
Kiat jaga keseimbangan gula darah setiap kali makan
• 8 jam lalu
0
thumb
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Operasi Politik, Bara JP Duga Targetnya 2029
• 18 jam lalu
0
thumb
Kebijakan HSC Jadi Perhatian Investor, IHSG Dibayangi Koreksi ke 4.785
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.