Palembang: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatra Selatan, Selasa, 20 Oktober 2026. Kondisi tersebut membuat pihak SMA Negeri 13 Palembang memulangkan siswa yang sempat datang ke sekolah karena kabut asap kembali menebal pada pagi hari.
Dalam tiga hari terakhir, kabut asap sempat berkurang setelah dilakukan penyemaian bahan dry ice sebanyak 2,4 ton di langit Palembang. Namun, pada pagi hari, asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah kota.
Kualitas udara di Palembang dilaporkan mencapai angka 528 pada rentang pukul 06.00-07.00 WIB. Angka tersebut masuk kategori berbahaya berdasarkan informasi dalam naskah sumber.
Kabut asap yang masih tebal hingga sekitar pukul 08.00–09.00 membuat pihak SMAN 13 Palembang mengubah keputusan terkait kegiatan belajar. Siswa yang sebelumnya diminta masuk sekolah akhirnya dipulangkan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Baca Juga :
Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Siswa, Pemkot Palembang Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
"Tadi sempat disuruh masuk sekolah tapi karena kabut asap pekat lagi jadi disuruh pulang," ujar Anira, siswa SMAN 13 Palembang.
Kabut asap tersebut berkaitan dengan kebakaran lahan dan hutan yang masih terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan. Berdasarkan data dalam naskah sumber, tercatat 276 titik api di lahan gambut dan 110 titik api di lahan mineral di wilayah tersebut.
Petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan. (Metro TV/ Rahmad Addek)
Sepanjang Desember hingga kini, jumlah titik panas yang tercatat di Kabupaten OKI mencapai sedikitnya 21.496 titik. Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan juga masih berlangsung di Kabupaten Banyuasin, salah satu wilayah penyangga Kota Palembang, dengan 257 titik api menurut data yang disampaikan dalam naskah sumber.
Kondisi tersebut membuat kabut asap kembali menjadi perhatian di Palembang, terutama karena berdampak pada kegiatan belajar siswa dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.





Komentar (0)