Polda Metro Jaya kerahkan 9.505 personel gabungan amankan unjuk rasa

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - ​Polda Metro Jaya bersama TNI mengerahkan sebanyak 9.505 personel gabungan untuk mengamankan 26 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum (unjuk rasa) dan 26 kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Selasa.

​"Konsep pengamanan kita hari ini adalah memberikan pelayanan kepada warga negara sebagai wujud bahwa negara kita adalah negara demokrasi," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto saat memimpin apel kesiapan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa.

​Dadang menegaskan penyampaian pendapat merupakan hak warga negara yang harus dihormati dan difasilitasi. Kehadiran personel gabungan bertujuan memastikan setiap warga dapat menjalankan hak dan aktivitasnya secara aman.

​Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga profesionalisme, mengendalikan emosi, serta mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan.

Menurut dia, seluruh tindakan harus dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai prosedur operasional standar (SOP).

Baca juga: Polisi siapkan rekayasa lalu lintas saat unjuk rasa di Monas-DPR

​Adapun rincian personel gabungan tersebut terdiri atas 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, dan 170 personel pengamanan dalam (Pamdal). Petugas ditempatkan di sejumlah titik kegiatan dengan mengedepankan pelayanan, komunikasi, dialog, serta pendekatan persuasif.

​Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi menekankan pentingnya kehadiran sinergi TNI-Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Ia meminta petugas memberikan ruang bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara tertib.

​"Keberadaan aparat TNI-Polri yang ada di lapangan ini memberikan keamanan, kenyamanan, dan kesejukan untuk warga Jakarta," ujar Deddy.

​Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan pihaknya juga menyiapkan pelayanan lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas warga dengan rekayasa arus secara situasional.

​Masyarakat diimbau memantau informasi terkini melalui akun resmi media sosial @poldametrojaya dan @tmcpoldametro, atau menghubungi layanan Polisi 110 jika membutuhkan bantuan.

​"Melalui semangat 'Polisi Bersama Masyarakat Saling Menjaga Ruang Publik sebagai Sarana Penyampaian Pendapat', kami mengedepankan pelayanan agar aspirasi dapat disampaikan secara aman, tertib, dan damai, sekaligus menjaga aktivitas masyarakat lainnya," kata Budi.

Baca juga: Dishub DKI kerahkan 60 personel atur lalu lintas saat aksi unjuk rasa

Baca juga: Daftar rute alternatif di enam kawasan saat unjuk rasa


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Imigrasi Ungkap Nusron Wahid Telah Tinggalkan Indonesia
• 2 jam lalu
0
thumb
Polda Jatim Pastikan Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Berkebutuhan Khusus hingga Tewas Ditangani Sesuai Aturan Hukum
• 23 jam lalu
0
thumb
HUT Sulsel ke-357, Kadin Dorong Pertumbuhan Berkualitas
• 2 jam lalu
0
thumb
Keluarga Korban Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Bekasi Nyatakan Kekecewaan atas Putusan Hakim
• 17 jam lalu
0
thumb
Bahlil Lapor Prabowo Harga Rata-rata Minyak RI (ICP) Tembus USD 106 per Barel
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.