BEI akan Keluarkan Saham HSC dari Perhitungan IHSG

kumparan.com
20 jam lalu
Cover Berita

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengeluarkan seluruh saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Berdasarkan data BEI, terdapat 80 saham masuk kategori HSC hingga 13 Oktober 2026.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, memastikan saham-saham tersebut tetap dapat diperdagangkan di bursa, tetapi pergerakan harganya tidak lagi memengaruhi pergerakan IHSG.

“Bukan delisting, tetapi tidak diperhitungkan di dalam perhitungan IHSG. Saham-saham dalam High Shareholding Concentration itu sudah dikeluarkan atau tidak dapat masuk ke dalam beberapa indeks flagship seperti IDX30, LQ45, dan IDX80,” sebut Jeffrey dalam konferensi pers di BEI, Jakarta Selatan, Senin (19/10).

Jeffrey menekankan keputusan ini bertujuan untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar, mengingat adanya potensi risiko pada saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.

Pasalnya, saham-saham HSC saat ini mencakup sekitar 18 persen dari IHSG.

“Oleh karena itu, untuk memberikan gambaran yang lebih wajar dari IHSG, kami akan mengeluarkan seluruh saham dalam HSC dari IHSG,” sebut Jeffrey.

Adapun keputusan ini merupakan salah satu dari dua inisiatif baru yang diumumkan usai pertemuan dengan indeks penyedia global Morgan Stanley Capital International (MSCI) secara daring pada Senin (19/10).

Pertemuan itu dilakukan di tengah gejolak pasar usai MSCI berencana menurunkan kelas Indonesia jadi Standalone Market.

Selain mengeluarkan seluruh saham HSC dari IHSG, BEI juga menambahkan keterangan status afiliasi atau nonafiliasi pada publikasi nama pemegang saham dengan kepemilikan 1 persen.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Es Kering Jadi Bahan Semai dalam Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
• 8 jam lalu
0
thumb
Agentic AI Bakal Ubah Cara Kita Bekerja, Apa Bedanya dengan AI Biasa?
• 20 jam lalu
0
thumb
Unggah soal Blackout Batam, Fransisca Diperiksa Polisi 3 Jam
• 22 jam lalu
0
thumb
Kapolri Ungkap 98 Kasus Karhutla Melibatkan Pihak Asing, Ada Negara Tetangga
• 21 jam lalu
0
thumb
Jenderal Kopassus Maruli Jabat Kepala BNPPDT, Ini Tugas dan Prioritasnya
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.