2 Tahun Prabowo-Gibran: 106,3 Juta Orang Ikut Cek Kesehatan Gratis, BPJS Dapat Tambahan Rp20 Triliun

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus pembangunan. Pemerintah memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan upaya pencegahan penyakit, serta memperkuat perlindungan bagi masyarakat melalui berbagai program.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, merata, dan berkualitas. Sejumlah program dijalankan, mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), penguatan rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), hingga perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta peningkatan mutu pelayanan bagi peserta.

Baca Juga :
Prabowo Panggil Dudung dan Sejumlah Menteri Sore Ini, Bahas Karhutla
Survei Adidaya: 60,3 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo, Gibran 51,4 Persen

"Untuk program Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga 13 Oktober 2026, program ini telah menjangkau 106,3 juta orang, atau 81,84 persen dari target 130 juta penduduk pada 2026," bunyi keterangan resmi Badan Komunkasi Pemerintah RI (Bakom RI), Senin (19/10/2026).

Pemerintah juga memperkuat layanan kesehatan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dari 66 rumah sakit yang dibangun di wilayah tersebut, 22 rumah sakit telah beroperasi. Selanjutnya, pemerintah merencanakan pembangunan dan revitalisasi 441 RSUD agar masyarakat di kabupaten dan kota memiliki akses terhadap layanan rumah sakit yang lebih memadai.

Pemerintah terus memperluas perlindungan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Per akhir September 2026, jumlah peserta JKN mencapai 285 juta jiwa, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 80,6 persen. Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan mencatat 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan, atau rata-rata hampir 2 juta layanan per hari. 

"Untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan layanan, pemerintah menyiapkan tambahan dana Rp20 triliun bagi BPJS Kesehatan melalui APBN 2026, yang dijadwalkan dicairkan dalam dua tahap yakni Rp10 triliun pada Oktober dan Rp10 triliun pada November 2026. Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan, Presiden Prabowo meminta agar antrean layanan BPJS Kesehatan dipangkas dan peserta JKN memperoleh pelayanan yang setara dengan pasien umum," demikian keterangan resmi Bakom RI
 

Baca Juga :
3 Hal yang Dibahas dalam Pertemuan Prabowo dengan Sekjen PBB, Pamit hingga Singgung Palestina
Prabowo Bertemu Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, Bahas Palestina hingga Perdamaian Dunia
Hanta Yuda sebut Pernyataan Jokowi soal Operasi Politik: Tidak Luar Biasa

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pesan Menohok Erick Thohir di Laga Perdana Liga Putri Indonesia: Kompetisinya Sudah Ada, Ayo Nonton Langsung ke Stadion
• 16 jam lalu
0
thumb
Veronica Dive Master Jakarta Hilang di Labuan Bajo, Pencarian Masuk Hari Ke-7
• 4 jam lalu
0
thumb
Pemkab lakukan pemeliharaan rambu suar jaga keselamatan pelayaran
• 3 jam lalu
0
thumb
Kapolri Sebut Kasus Suket Ijazah Gibran Proses Penyidikan, Berpotensi Pidana? | PARASOT
• 17 jam lalu
0
thumb
Terinspirasi dari Paris, Rombongan Demonstran Bertopeng Buat Ricuh hingga Jarah Toko di Milan
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.