RS Unand Hadirkan Teknologi Laser EVLA untuk Tangani Varises, Tiga Pasien Jalani Tindakan Perdana

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand), Sumatera Barat, menghadirkan layanan Endovenous Laser Ablation (EVLA) untuk menangani varises menggunakan teknologi laser dengan metode minimal invasif yang memungkinkan pasien menjalani pemulihan relatif lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.

Direktur Utama RS Unand dr. Muhammad Riendra mengatakan layanan tersebut dikembangkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap penanganan gangguan pembuluh darah vena menggunakan teknologi medis modern.

“Kami berharap layanan EVLA memudahkan masyarakat Sumbar mendapatkan penanganan varises sekaligus meningkatkan kesadaran untuk memeriksakan gangguan pembuluh darah vena,” kata Riendra di Padang, Minggu (18/10/2026).

Pengenalan layanan tersebut dilakukan melalui kegiatan EVLA Immersion 2026 yang diselenggarakan Divisi Bedah Toraks, Kardiak, dan Vaskular (BTKV) RS Unand.

Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan dan tindakan EVLA secara langsung terhadap tiga pasien terpilih.

Teknologi EVLA Tangani Varises dengan Laser dari Dalam Pembuluh Darah

Riendra menjelaskan bahwa EVLA merupakan salah satu metode penanganan varises akibat gangguan aliran balik darah pada pembuluh vena superfisial.

Prosedur tersebut dilakukan dengan memasukkan serat laser ke dalam pembuluh vena yang mengalami gangguan untuk menutup pembuluh darah tersebut menggunakan energi laser.

“Prosedur EVLA dilakukan dengan memasukkan serat laser ke dalam vena yang bermasalah untuk menutup pembuluh darah tersebut, sehingga dapat menjadi alternatif penanganan varises akibat gangguan aliran balik pada vena superfisial,” ujarnya.

Dibandingkan operasi konvensional, tindakan EVLA menggunakan pendekatan minimal invasif sehingga masa pemulihan pasien relatif lebih singkat.

Dalam pelaksanaan EVLA Immersion 2026, tim medis terlebih dahulu melakukan evaluasi kondisi pasien dan pemetaan pembuluh darah kaki menggunakan ultrasonografi (USG) dupleks.

Tiga pasien yang menjalani tindakan tersebut mendapatkan perawatan singkat dengan rencana pemulangan setelah menjalani observasi selama satu malam.

Pasien yang memenuhi kriteria klinis juga dapat mulai berjalan secara mandiri setelah tindakan sesuai petunjuk tenaga medis.

RS Unand Libatkan Dokter Spesialis dari Pekanbaru dan Yogyakarta

Pengembangan layanan EVLA melibatkan tim dokter BTKV RS Unand, termasuk dr. Ardiansyah, serta dr. Brilliant dari RS Arifin Ahmad Pekanbaru.

RS Unand juga menghadirkan dr. Siddik Permana Putra dari Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta sebagai dokter tamu sekaligus narasumber.

Rangkaian kegiatan meliputi diskusi medis, pembaruan pengetahuan, pemeriksaan pasien, pemetaan pembuluh darah, hingga pelaksanaan tindakan EVLA.

Melalui kegiatan tersebut, RS Unand berupaya mengembangkan layanan bedah vaskular sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai penanganan penyakit pembuluh darah vena.

Varises Bukan Sekadar Masalah Penampilan

Riendra mengingatkan bahwa varises merupakan kondisi pelebaran pembuluh darah vena, terutama pada kaki, yang dapat berkaitan dengan gangguan fungsi katup pembuluh darah.

Gangguan tersebut menyebabkan aliran darah kembali menuju jantung tidak berlangsung secara optimal.

Varises termasuk salah satu bentuk penyakit vena kronis atau Chronic Venous Disease (CVD) yang pada kondisi tertentu dapat berkembang menjadi insufisiensi vena kronis atau Chronic Venous Insufficiency (CVI).

Menurut Riendra, sejumlah penelitian internasional memperkirakan sekitar 20 hingga 30 persen orang dewasa mengalami varises, meskipun angka kejadiannya berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, dan populasi penelitian.

Keluhan yang perlu diperhatikan antara lain kaki sering bengkak, terasa berat, mudah lelah, muncul pembuluh darah berkelok-kelok, perubahan warna kulit, hingga luka yang sulit sembuh.

Masyarakat dengan gejala tersebut dianjurkan menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab gangguan dan menentukan penanganan yang sesuai.

Penanganan Varises Disesuaikan dengan Kondisi Pasien

RS Unand menyediakan pemeriksaan untuk menentukan apakah keluhan pasien berkaitan dengan gangguan pembuluh darah vena.

Pilihan penanganan dapat berupa perubahan gaya hidup, terapi kompresi, pemberian obat untuk indikasi tertentu, hingga tindakan intervensi seperti EVLA.

Pemilihan metode pengobatan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi medis dan kondisi masing-masing pasien.

RS Unand berharap pengembangan layanan EVLA dapat mengurangi keterlambatan penanganan gangguan vena serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Dukungan tenaga medis, fasilitas USG dupleks, dan pengembangan layanan bedah vaskular menjadi bagian dari upaya rumah sakit memperluas pelayanan kesehatan modern bagi masyarakat Sumatera Barat.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Putri Maya Ungkap Penyebab Irjen Purnawirawan Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia
• 27 menit lalu
0
thumb
Rektor IPB Alim Setiawan Dilantik Prabowo Jadi Wakil Menteri Pertanian Periode 2024-2029
• 6 jam lalu
0
thumb
Eks Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Akan Dimakamkan di TMPB Cikeas
• 3 jam lalu
0
thumb
Kakorlantas Polri Perintahkan Dirlantas Seluruh Polda Antisipasi Kelangkaan BBM
• 6 jam lalu
0
thumb
Drum Band SMA KTB Meriahkan Sosialisasi SPMB di CFD Bundaran HI
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.