Ahli Hukum: Penyidikan Kasus TPPU Harus Didahului Tindak Pidana Asal

liputan6.com
1 bulan lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Saksi ahli hukum pidana Mahrus Ali menegaskan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tidak dapat berdiri sendiri. Menurutnya, TPPU harus didahului tindak pidana asal atau predicate crime.

Hal itu disampaikan Mahrus saat memberikan keterangan dalam sidang praperadilan Febrie Adriansyah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026). Perkara tersebut terdaftar dengan Nomor 135/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL.

Advertisement

BACA JUGA: Soroti Kasus Febrie, Ahli Hukum Beberkan Aturan Baru Penanganan TPPU

“TPPU itu tidak mungkin terjadi tanpa predicate offense. Tidak mungkin terjadi,” kata Mahrus dalam persidangan.

Mahrus menjelaskan, bukti permulaan TPPU dapat ditemukan penyidik saat mengusut tindak pidana asal. Apabila telah ditemukan bukti permulaan yang cukup, penyidikan TPPU kemudian dapat digabungkan dengan penyidikan tindak pidana asal berdasarkan Pasal 75 UU TPPU.

Menurut Mahrus, konstruksi tersebut menunjukkan TPPU merupakan follow-up crime. Karena itu, tindak pidana asal harus terjadi lebih dahulu sebelum tindak pidana pencucian uang.

“Pasti dilakukan penyidikan tindak pidana asal dulu. Baru dari penyidikan tindak pidana asal ternyata ditemukan minimal dua alat bukti,” ujarnya.

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Rest Area Pertama Tol Cisumdawu Ditargetkan Beroperasi Saat Natal 2026, Progres Pembangunan Capai 66,92 Persen
• 6 jam lalu
0
thumb
Tokoh NU KH Syukron Makmun Meninggal Dunia
• 2 jam lalu
0
thumb
Beda Jauh! Kepuasan Publik Terhadap Prabowo di Atas 65 Persen, Gibran Malah Tak Sampai 50 Persen
• 6 jam lalu
0
thumb
Ruben Onsu Bantah Dugaan Pencabulan Sesama Jenis, Minola Sebayang Soroti Video Call
• 5 jam lalu
0
thumb
Terima Sekjen PBB di Hambalang, Prabowo Gelar Pertemuan Bilateral Strategis
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.