Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Praktik rasuah ini disorot tajam karena terjadi pada tahap paling awal, yakni proses penerimaan mahasiswa baru.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa institusi pendidikan tinggi semestinya menjadi benteng integritas moral dan pembentukan karakter generasi muda, bukan justru menjadi ladang transaksi ilegal.
"Kami tentu menyayangkan dan prihatin terjadinya dugaan tindak pidana korupsi di ruang-ruang pendidikan. Ruang pendidikan itu semestinya menjadi ruang intelektual, ilmu pengetahuan, dan penanaman nilai serta karakter," ujar Budi dalam keterangannya.
Baca Juga :
KPK Ungkap Peran Guru di Penawaran Kursi Unsoed Seharga Rp50-500 juta"Artinya ini seperti ketika mahasiswa baru masuk ke gerbang kampus sudah ada transaksional. Di mana gerbang ini kan menjadi gapura seharusnya. Gapura bagi cita-cita dan harapan masa depan agi anak-anak dan adik-adik kita untuk meraih cita-cita dan masa depan," pungkas Budi.
Baca Juga :
KPK: Rektor Unsoed Jalankan Praktik Korupsi Sejak 2025





Komentar (0)