HALMAHERA BARAT, iNews.id - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (22/8/2026). Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanis setinggi 800 meter di atas puncak gunung.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Darsono Haji Muhammad Nur, erupsi Gunung Ibu terjadi pukul 11.28 WIT. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan bergerak ke arah timur laut.
Aktivitas erupsi tersebut juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter. Durasi getaran tercatat berlangsung selama 60 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 11:28 WIT. Tinggi kolom letusan teramati ± 800 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi dikutip Sabtu (22/8/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi menyusul aktivitas erupsi Gunung Ibu.
Baca Juga:Truk Kontainer Rem Blong Tabrak 3 Motor dan Pejalan Kaki di Jombang, 2 Orang Tewas 6 LukaMasyarakat di sekitar Gunung Ibu serta wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif. Selain itu, terdapat perluasan wilayah bahaya sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
PVMBG meminta masyarakat tetap mematuhi arahan dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.
PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan perlindungan diri apabila terjadi hujan abu vulkanis. Warga yang beraktivitas di luar rumah disarankan memakai masker untuk melindungi hidung dan mulut, serta menggunakan kacamata untuk melindungi mata dari paparan abu vulkanis.
Selain itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. PVMBG mengimbau seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terpancing isu maupun kabar bohong terkait aktivitas Gunung Ibu.
#maluku





Komentar (0)