Kemenkeu Diminta Cairkan Anggaran Operasional Karhutla Rp 290,9 Miliar

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi IV DPR Rajiv mendesak Kementerian Keuangan segera mencairkan anggaran operasional pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebesar Rp 290,9 miliar.

Rajiv mengatakan, pencairan anggaran tersebut mendesak dilakukan mengingat karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Kalimantan.

"Kementerian Keuangan harus segera mencairkan anggaran operasional penanganan karhutla yang telah dibahas dalam rapat kerja antara Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan pada 18 Agustus lalu," kata Rajiv dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga: Deretan Artis Soroti Karhutla di Kalimantan

Rajiv menilai pencairan anggaran semakin mendesak karena titik kebakaran masih bermunculan di sejumlah wilayah Kalimantan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (21/8/2026), karhutla kembali terjadi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Kebakaran tercatat muncul di Kecamatan Tanah Grogot, Batu Sopang, dan Batu Engau.

Total lahan yang terbakar di wilayah tersebut mencapai sekitar 25,29 hektar.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara pada Rabu (19/8/2026).

Baca juga: Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Cek Penanganan Karhutla

Kebakaran melanda sejumlah wilayah, yakni Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong, Kelurahan Pendingin Kecamatan Sanga-Sanga, Muara Muntai, Muara Jawa, dan Kota Bangun.

Total luas lahan yang terbakar pada kejadian tersebut mencapai 49,55 hektar.

Kebakaran terluas terjadi di Kelurahan Pendingin dengan luas lahan yang terbakar mencapai 42 hektar.

Melihat kondisi tersebut, Rajiv meminta Kementerian Kehutanan bersama pemerintah daerah mengambil langkah luar biasa atau extraordinary dalam menangani karhutla.

“Karhutla saat ini telah berdampak pada kesehatan, pendidikan, transportasi hingga aktivitas ekonomi. Nah, kondisi itu diperparah cuaca kering karena fenomena El Nino. Jadi harus penanganan luar biasa,” ungkap dia.

Baca juga: Prabowo Perintahkan Pejabat TNI dan Polri ke Kalimantan untuk Tangani Karhutla

Politikus Partai Nasdem ini mengapresiasi berbagai pihak yang telah terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari BNPB, kepolisian, pemerintah daerah, hingga unsur TNI.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, penanganan asap yang telah masuk ke permukiman warga membutuhkan koordinasi lintas sektor.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Polwan di Polda Sumbar Dibuka Kembali
• 5 menit lalu
0
thumb
Karhutla di Kalsel, BPBD Catat Ada 8.764 Titik Panas
• 17 jam lalu
0
thumb
Proyek Hunian Vertikal Kampung Bandan Masih Tunggu Izin Pemerintah
• 23 jam lalu
0
thumb
Komisi VIII Singgung Perkebunan Sawit, Minta Malaysia-Singapura Tak Sekadar Protes
• 19 jam lalu
0
thumb
Rupiah Melemah, Simpanan Valas RI Melonjak 38%
• 35 menit lalu
0
Berhasil disimpan.