Rupiah Melemah, Simpanan Valas RI Melonjak 38%

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia — Simpanan dalam valuta asing (valas) tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan rupiah. Perbedaan paling mencolok terlihat pada simpanan berjangka yang meningkat hingga 38%, sementara simpanan rupiah nyaris stagnan.

Laporan Bank Indonesia (BI) mengenai perkembangan uang beredar atau M2 pada Juli 2026 menunjukkan simpanan berjangka valas tumbuh 38% secara tahunan (year-on-year/yoy). Sebaliknya, simpanan berjangka rupiah hanya tumbuh 0,4%.

Kesenjangan serupa terjadi pada kelompok tabungan lainnya. Tabungan valas tumbuh 26,5% secara tahunan, sedangkan tabungan rupiah tidak mencatatkan pertumbuhan.

Data BI sangat terlihat adanya perubahan cukup tajam dibandingkan pertengahan 2025. Saat itu, simpanan berjangka valas masih mengalami kontraksi, sedangkan simpanan rupiah tumbuh lebih dari 5%.

Kondisinya berbalik pada 2026. Pertumbuhan simpanan berjangka valas melesat hingga mencapai 42,8% pada Juni, sebelum sedikit melambat menjadi 38% pada Juli.

Sebaliknya, pertumbuhan simpanan berjangka rupiah turun hingga berada di bawah 1%.

Simpanan Valas Bertambah Rp180 Triliun

Secara nominal, simpanan berjangka valas meningkat Rp129,3 triliun, dari Rp340,1 triliun pada Juli 2025 menjadi Rp469,4 triliun pada Juli 2026.

Kenaikannya lebih dari 10 kali lipat dibandingkan simpanan berjangka rupiah yang hanya bertambah Rp12,1 triliun menjadi Rp2.767,5 triliun.

Pada kelompok tabungan lainnya, simpanan valas bertambah Rp50,8 triliun menjadi Rp242,2 triliun. Sebaliknya, tabungan rupiah turun tipis Rp100 miliar menjadi Rp103,3 triliun.

Baca: Emas Dunia Pesta Pora, Harganya Terbang ke Level Tertinggi 3 Bulan

Jika digabungkan, simpanan berjangka dan tabungan lainnya dalam valas bertambah Rp180,1 triliun selama setahun terakhir. Kedua jenis simpanan dalam rupiah hanya meningkat sekitar Rp12 triliun.

Meski demikian, simpanan berjangka rupiah secara nominal masih jauh lebih besar. Hanya saja, perbedaan besar terlihat pada laju pertumbuhan dan besarnya penambahan dana selama setahun.

Orang Lebih Pilih Simpan Valas?

Pertumbuhan simpanan valas yang jauh lebih tinggi dibandingkan rupiah menunjukkan kecenderungan penempatan dana dalam mata uang asing semakin meningkat.

Kondisi tersebut terjadi ketika rupiah mengalami tekanan sepanjang 2026. Pada akhir Juli 2025, rupiah berada di sekitar Rp16.450/US$, sebelum melemah menjadi Rp17.994/US$ pada akhir Juli 2026.

Pelemahan rupiah dapat mendorong nasabah menyimpan sebagian dana dalam valas untuk menjaga nilai kekayaannya. Ketika rupiah melemah, nilai simpanan dalam mata uang asing akan meningkat apabila dikonversi kembali ke rupiah.

Perusahaan juga dapat menempatkan dana dalam valas untuk mengantisipasi kebutuhan impor, pembayaran utang luar negeri, atau transaksi internasional.

Sebagian kenaikan nilai simpanan valas memang dipengaruhi pelemahan rupiah karena BI mencatatnya dalam ekuivalen mata uang domestik.

Baca: Trump Mau Hancurkan Ekonomi Iran, Harga Minyak Ikut Terbang

Namun, kenaikan nilai dolar AS terhadap rupiah sebesar sekitar 9,4% masih jauh di bawah pertumbuhan simpanan berjangka valas sebesar 38% dan tabungan valas sebesar 26,5%.

Perbedaan tersebut mengindikasikan kenaikan simpanan tidak hanya berasal dari perubahan kurs, tetapi juga penambahan penempatan dana dalam mata uang asing.

Adapun, bunga deposito dalam bentuk rupiah sudah cukup meningkat. Pada Juli 2026, suku bunga simpanan berjangka mencapai 5,03% untuk tenor satu bulan, 5,53% untuk tiga bulan, 5,44% untuk enam bulan, dan 5,75% untuk 12 bulan.

Namun, kenaikan bunga tersebut belum membuat pertumbuhan simpanan berjangka rupiah mampu mengimbangi valas.

CNBC INDONESIA RESEARCH 

[email protected]

(evw/evw)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kisah Korban Gempa NTT Tetap Layani Warga agar Kebutuhan Energi Terjaga
• 4 jam lalu
0
thumb
Pertamina Buka Posko Kesehatan Gratis untuk Pengungsi Gempa di Reo, Manggarai
• 8 jam lalu
0
thumb
Pelindo dan Pelni Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
• 22 jam lalu
0
thumb
Foto: Normalisasi Kali Pesanggrahan untuk Atasi Banjir dan Longsoran Sampah
• 20 jam lalu
0
thumb
Gresik Siapkan Dana Ratusan Juta Rupiah Hadapi Ancaman Kekeringan
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.