Airlangga: Karhutla di Kalimantan Mengganggu Ekonomi Warga

republika.co.id
1 bulan lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan mengganggu kegiatan ekonomi di wilayah terdampak.

“Ya tentu dampak perekonomian di wilayah tersebut karena kegiatan ekonomi kan terganggu. Plus perlu ada penanggulangan terhadap karhutla tersebut,” kata Airlangga saat ditemui di kantornya di Jakarta, Jumat(21/8/2026).

Baca Juga
  • BMKG: Gempa Magnitudo 5,2 di Flores pada Sabtu Pagi tak Berpotensi Tsunami
  • Fatah dan Hamas Dilaporkan akan Bertemu Kembali di Kairo
  • Menemani yang Kalah: Pelajaran Keikhlasan dari Mbah Maimoen Zubair

Menurut dia, pemerintah saat ini fokus menangani karhutla (kebakaran hutan dan lahan).Terutama karena Indonesia mulai mengalami fenomena El Nino yang rentan meningkatkan risiko kebakaran akibat kondisi yang lebih kering.

“Ya kan sekarang kita sedang perangi karhutla, karena memang dalam situasi seperti sekarang kan sudah masuk ke El Nino. Jadi ada beberapa hal yang harus diselesaikan,” ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Diberitakan sebelumnya, pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan di wilayah Kalimantan, sekaligus menambah sumber air melalui pembangunan dan pengaktifan sumur bor di sejumlah wilayah prioritas.

Siswa berjalan di halaman sekolah sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 4 Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8/2026). - (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
200 Personel Brimob BKO ke Polda Sumsel, Dikerahkan Tangani 16 Titik Karhutla
• 5 jam lalu
0
thumb
Survei PPI, Erick Thohir Masuk 3 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
• 4 jam lalu
0
thumb
Putri Maya Ungkap Penyebab Irjen Purnawirawan Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia
• 28 menit lalu
0
thumb
Kepala BNPB Evaluasi Penanganan Karhutla Sumsel, Soroti Pembakaran Disengaja
• 6 jam lalu
0
thumb
Survei Parameter Politik: Tingkat Kepuasan Kinerja Presiden Capai 65,2%, Gibran Hanya 49%
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.