2 Hal Penting dari Mendikdasmen soal Syarat Guru PPPK jadi PNS, P3K PW Otomatis

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjelaskan dua hal penting terkait alih status guru PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu yang bakal naik level pada 2027.

Pertama, Mu’ti menegaskan guru dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu akan otomatis berganti menjadi PPPK penuh waktu pada tahun depan.

BACA JUGA: Pemda Menunggu Juknis Mekanisme Guru PPPK Naik Level, Sudah Ada Bocoran

Dia mengatakan peralihan guru berstatus PPPK paruh waktu (P3K PW) menjadi penuh waktu tanpa tes itu akan dimulai pada Bulan Januari 2027.

“Jadi guru PPPK paruh waktu itu nanti akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu mulai Januari 2027, otomatis berganti status tanpa tes,” tegas Mendikdasmen Mu'ti usai kegiatan Apresiasi Handai Indonesia 2026 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Jumat (21/8) sore.

BACA JUGA: Merasa Dianaktirikan, PPPK Nakes & Teknis Bakal Demo Besar-besaran Bulan Depan

Kedua, mengenai pengangkatan guru PPPK penuh waktu menjadi PNS.

Abdul Mu’ti mengatakan pemerintah akan membuka peluang bagi guru dengan status PPPK penuh waktu maupun masyarakat umum yang ingin menjadi guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui jalur seleksi pada tahun depan.

BACA JUGA: Bukan Naik Level, Ribuan PPPK Paruh Waktu Mendapat Perpanjangan Kontrak

“Nah, bagi yang memenuhi syarat dan berminat untuk menjadi PNS nanti akan dibuka peluang untuk mengikuti PNS melalui jalur tes. Jadi semuanya yang ingin menjadi PNS, dari PPPK maupun dari luar PPPK, melalui jalur tes,” ujar Mu'ti.

Ia menambahkan seleksi CPNS guru tersebut direncanakan mulai dibuka pada tahun 2027 dan bukan pada tahun ini.

Alasannya, karena perlunya persiapan yang matang, terutama dalam memastikan kebutuhan guru berdasarkan data yang akurat.

Menurut Mu'ti, pemerintah perlu melaksanakan seluruh tahapan secara seksama dengan mengacu pada data kebutuhan guru yang akurat.

"Jadi, memang semuanya harus kami laksanakan dengan seksama, dengan data yang akurat," ujar Mendikdasmen. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BRIN Usulkan Produksi Massal Rumah Tahan Gempa usai Tahan dalam Gempa NTT
• 22 jam lalu
0
thumb
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, 167 Rumah Rusak
• 12 jam lalu
0
thumb
Kabag Akademik Unsoed Nego dengan Guru Pengepul Uang Hasil Peras Calon Maba
• 3 jam lalu
0
thumb
Pengadilan Tolak Gugatan Praperadilan Dokter Tifa
• 19 jam lalu
0
thumb
Polisi Kantongi Identitas Pengeroyok WN Australia: 4 WNA, Sudah Tinggalkan RI
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.