KAMMI Serukan Persatuan, Ingatkan Kritik Jangan Sampai Memecah Rakyat

detik.com
33 menit lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengajak seluruh warga untuk memperkuat kesatuan bangsa. Hal ini sebagai respons KAMMI terhadap situasi demokrasi yang tengah berkembang belakangan ini.

"KAMMI mengajak untuk mari bersama-sama kita membangun dan memperkuat persatuan nasional," kata Ketua KAMMI Amri Akbar dalam jumpa pers di sebuah kafe kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).

Baca juga: KAMMI Nyatakan Sikap Tolak Upaya Provokasi Pecah Belah Bangsa

Dia berpendapat, cita-cita kemerdekaan Indonesia yang adil, makmur, dan bebas dari korupsi hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa bergerak bersama dalam bingkai persatuan, bukan dalam sekat-sekat kedaerahan atau kelompok. Sehingga mereka menyerukan persatuan bagi seluruh masyarakat.

"Untuk itu, PP KAMMI menegaskan, persatuan nasional adalah prasyarat mutlak bagi keberlanjutan pembangunan bangsa. Perbedaan pendapat dan kritik terhadap kebijakan adalah hal yang sehat, namun harus tetap berpijak pada semangat kebangsaan yang satu, bukan memecah rakyat di dalam kubu-kubu yang saling curiga," jelasnya.

Dia melanjutkan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjadi jembatan penyambung aspirasi rakyat dengan penyelenggara negara secara elegan. Menurut dia, seharusnya aksi mahasiswa bukan memperkeruh suasana dengan narasi konfrontatif.

"Kami mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk AMPB dan Koalisi Arif, untuk menyalurkan tuntutan pemberantasan korupsi, termasuk rancangan Undang-Undang Perampasan Aset dan penegakan hukum yang berkeadilan melalui forum-forum resmi, audiensi legislatif, dan mekanisme partisipasi publik yang telah tersedia sebagai wujud kedewasaan berdemokrasi," ungkapnya.

Baca juga: Ada Demo Mahasiswa dan Ojol di Jakpus, 900 Personel Disiagakan

Selain itu dia menyebut, persatuan bukan berarti keseragaman pendapat, melainkan kesediaan seluruh anak bangsa untuk berjuang bersama demi tujuan yang sama. Dia ingin masyarakat bersatu untuk Indonesia yang bersih, berdaulat, bermartabat tanpa saling mengancam maupun merusak sesama komponen bangsa.




(tsy/maa)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
‘Apa yang Telah Menimpamu tak Mungkin Luput, dan Apa yang Luput tak Mungkin Menimpamu’
• 2 jam lalu
0
thumb
Resmi Tersangka, Ruben Onsu Hadapi Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi | KOMPAS PAGI
• 11 jam lalu
0
thumb
BNPB: Jumlah Pengungsi Gempa NTT Bertambah Jadi 110.785 Orang
• 2 jam lalu
0
thumb
Kasus 2,6 Ton Sabu Cair di Kepri: Bakal Diproduksi Jadi 2 Juta Cartridge Vape
• 5 jam lalu
0
thumb
Sidang Praperadilan Febrie, Ahli Ungkap Soal Pemanggilan Sebelum Sprindik
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.