HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar telah merampungkan pemusatan latihan (TC) selama 14 hari di Yogyakarta. Tiga pertandingan uji coba menjadi bagian penting dari persiapan Juku Eja sebelum menghadapi Super League 2026/2027.
Dari rangkaian tersebut, PSM Makassar mencatat satu kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang.
Tiga pertandingan itu mempertemukan skuad asuhan Darije Kalezic dengan sesama peserta Super League, yakni Persita Tangerang, Borneo FC, dan PSS Sleman.
PSM mengawali rangkaian uji coba dengan hasil positif. Juku Eja mengalahkan Persita Tangerang dengan skor 3-1.
Tiga gol PSM masing-masing dicetak Stefan Jevtoski, Abdul Rahman, dan Rasyid Bakri.
Namun, produktivitas tersebut tidak berlanjut pada dua pertandingan berikutnya.
Menghadapi Borneo FC, PSM harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-1. Pada laga terakhir melawan PSS Sleman, pertandingan berakhir imbang 1-1.
Luca Cumic menjadi pencetak gol PSM pada pertandingan tersebut sebelum disamakan Matheus Fornazari.
Hanya Empat Pemain Cetak Gol
Jika melihat produktivitas sepanjang tiga pertandingan, PSM Makassar mencetak empat gol.
Menariknya, hanya empat pemain yang mampu mencatatkan namanya di papan skor. Mereka adalah Stefan Jevtoski, Abdul Rahman, Rasyid Bakri, dan Luca Cumic.
Dari empat gol tersebut, dua lahir dari pemain asing dan dua lainnya dicetak pemain lokal.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa PSM masih memiliki pekerjaan rumah di lini depan.
Terlebih, kompetisi Super League akan berlangsung panjang dengan jadwal yang cukup padat. Produktivitas striker dan pemain depan akan menjadi salah satu faktor penting agar Juku Eja mampu bersaing.
PSM memang sudah memiliki Luca Cumic sebagai salah satu opsi di lini serang. Namun, ketergantungan terhadap sejumlah pemain tertentu perlu dihindari jika tim ingin menjaga konsistensi sepanjang musim.
Kehadiran bomber yang memiliki naluri mencetak gol tinggi bisa menjadi salah satu kebutuhan PSM sebelum kompetisi resmi dimulai.
Belum Sekali pun Clean Sheet
Bukan hanya lini depan yang perlu mendapatkan perhatian. Pertahanan PSM juga masih menyisakan pekerjaan rumah.
Dari tiga pertandingan uji coba, Juku Eja kebobolan tiga gol.
Artinya, PSM belum mampu mencatatkan satu pun clean sheet selama menjalani rangkaian uji coba di Yogyakarta.
Rinciannya, PSM kebobolan satu gol ketika menghadapi Persita, satu gol dari Borneo FC, dan satu gol saat melawan PSS Sleman.
Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Darije Kalezic. Soliditas pertahanan perlu terus dibenahi agar kesalahan yang terjadi selama pramusim tidak terbawa ke pertandingan kompetitif.
Kembali ke Makassar
Setelah menyelesaikan agenda TC di Yogyakarta, rombongan PSM Makassar dijadwalkan kembali ke Makassar.
Para pemain, pelatih, dan staf akan mendapatkan waktu istirahat selama tiga hari sebelum kembali menjalani latihan.
Program latihan PSM Makassar dijadwalkan kembali berlangsung pada 24 Agustus 2026.
Waktu yang tersedia tersebut menjadi kesempatan bagi Darije Kalezic untuk mengevaluasi hasil TC sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum kompetisi Super League 2026/2027 bergulir.
Jika melihat hasil tiga pertandingan di Yogyakarta, PSM masih memiliki dua pekerjaan utama: meningkatkan ketajaman lini depan sekaligus memperkuat pertahanan.
Dua aspek tersebut akan menjadi tantangan penting bagi Juku Eja apabila ingin mengawali musim baru dengan performa yang lebih baik.






Komentar (0)