"Lari Aja, Pakai Sandal atau Enggak, Enggak Tahu", Warga Panik Selamatkan Diri Saat Kebakaran Paseban

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepanikan melanda warga saat api mendadak membesar dan merambat cepat di permukiman padat Jalan Kramat Sawah 10, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026) malam.

"Lari aja saya, pakai sandal atau enggak, udah enggak tahu. Dari semalam nyeker aja. Barang-barang enggak bisa diselamatkan, udah banyak yang meledak gitu, kayak tabung gas kali," kata Ibu Nyai saat ditemui di posko, Jumat (21/8/2026).

Ruang gerak yang sempit serta kepulan asap pekat memaksa warga berhamburan menyelamatkan diri.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan 15 Rumah di Paseban Jakpus, Api Muncul dari Lantai Atas

Dalam situasi genting tersebut, mayoritas korban tak sempat menyelamatkan harta benda maupun dokumen berharga demi meloloskan diri.

Salah seorang warga terdampak, Jubaedah, menceritakan betapa cepatnya api menjalar hingga menghanguskan tempat tinggalnya.

"Saya aja enggak membawa apa-apa, cuman membawa baju di badan ini doang. Pas saya mau ngambil barang, api udah membara. Saya mau menyelamatkan uang saya buat dagang, udah sampai pintu alhamdulillah bisa diambil," tutur Jubaedah.

Baca juga: Kebakaran Rumah di Paseban Jakpus, Damkar Lakukan Pendinginan

Suasana mencekam juga dialami oleh Dede.

Saat menyadari kobaran api sudah membesar di luar kamar, fokus utamanya hanya satu, yakni menyelamatkan sang cucu yang tengah tertidur lelap dalam kondisi sakit.

"Pas aku keluar dari kamar, api sudah besar. Aku seret-seret aja itu cucu, dibangun-bangunin kagak mau bangun. Pas turun ya udah, aku enggak ingat barang-barang lagi, asal selamat aja," ungkap Dede.

Baca juga: Kebakaran di Paseban Jakpus Hanguskan 15 Rumah, 32 KK Terdampak

Sebelumnya, kebakaran menghanguskan 15 rumah di wilayah RT 008 dan RT 009 RW 002 Kelurahan Paseban sekitar pukul 19.50 WIB.

Musibah ini berdampak pada 32 KK atau total 120 jiwa.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan saat ini para pengungsi telah ditempatkan di posko SDN Paseban 05 Pagi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 5 jam lalu
0
thumb
Janji Ragnar Oratmangoen Usai Persib Juara: Semakin Lapar Gelar yang Lain
• 21 jam lalu
0
thumb
Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas
• 22 jam lalu
0
thumb
Kejagung Periksa 6 Saksi dalam Perkara Febrie Adriansyah
• 12 jam lalu
0
thumb
Menhan Sjafrie Sebut Kerja Sama dengan China Langkah Maju di Era Pembangunan dan Masa Depan
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.