JAKARTA, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan sebanyak 44.946 unit rumah warga mengalami kerusakan.
"Saat ini data rumah rusak sebanyak 44.946 unit dengan rincian rusak berat 17.176 unit, rusak sedang 9.758 unit, rusak ringan 18.013 unit," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, saat konferensi pers yang digelar secara daring, Jumat (21/8/2026).
Kabupaten Manggarai Timur mengalami dampak kerusakan paling parah, disusul oleh Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat.
"Di Manggarai Barat ada 3.050 unit rusak berat, di Manggarai ada 3.146 unit, di Manggarai Timur 5.962 unit. Ini adalah tiga terbesar dampak rumah rusak berat akibat gempa," tutur Berton.
Baca juga: Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia Tembus 83 Orang
Berton mengatakan, posko di setiap kabupaten akan terus memutakhirkan data kerusakan dengan kategori tingkat kerusakannya berdasarkan by name by address.
"Rumah rusak berdasarkan tingkat kerusakannya akan tetap ditetapkan berdasarkan by name, by address atau berdasarkan nama dan alamat para warga yang terdampak akibat bencana," kata dia.
Sebelumnya, Berton menyampaikan jumlah korban jiwa per hari ini tercatat mencapai 83 jiwa, bertambah delapan orang dibandingkan data sehari sebelumnya.
Berton menyebut, delapan korban tambahan tersebut meninggal akibat dampak tidak langsung dari gempa.
Rinciannya, dua orang meninggal di Kabupaten Manggarai, dua orang di Kabupaten Manggarai Timur, tiga orang di Kabupaten Nagekeo, dan satu orang di Kabupaten Ngada.
Baca juga: RS Lapangan Ruteng Tangani Tiga Pasien Operasi Korban Gempa NTT
Jumlah korban yang mengalami luka akibat gempa bertambah menjadi 986 jiwa, yang semula dilaporkan 907 jiwa.
Begitu pula warga yang mengungsi juga terus bertambah.
Dari sebelumnya 92.735 jiwa, kini tercatat sebanyak 110.785 jiwa atau meningkat 18.050 jiwa.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Komentar (0)