Jakarta (ANTARA) - Berikut rangkuman berita peristiwa humaniora populer kemarin, (Kamis, 20/8) di Indonesia dan yang perlu diketahui, mulai dari 100 tenda darurat untuk sekolah pelajar korban gempa bumi di NTT, dan kemudian aktivitas penerbangan di bandara perintis di Barito Utara, Kalimantan Utara terganggu karena kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
1) 100 bantuan tenda darurat untuk sekolah terdampak gempa bumi NTT
Sebanyak 100 tenda kelas darurat mulai disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendukung keberlangsungan aktivitas belajar dan mengajar para siswa-siswi yang bangunan sekolahnya rusak akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca selengkapnya di sini:
2) Ramai-ramai mahasiswa dari 14 negara belajar seni ukir kayu di Jepara
Sebanyak 25 mahasiswa dari 14 negara mendapat kesempatan mempelajari seni ukir kayu khas Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, secara langsung dari para pengukir lokal profesional di Galeri Jepara Wood Carving.
Baca selengkapnya di sini:
3) Peringatan risiko amplifikasi ekologi dan wabah pascabencana
Bencana alam dapat memicu terjadinya fenomena amplifikasi ekologi yang sangat berisiko menimbulkan wabah penyakit yang berpindah ke manusia atau hewan (tular vektor), menurut Ristiyanto, peneliti dari Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI.
Baca selengkapnya di sini:
4) Kabut asap karhutla batalkan penerbangan di bandara perintis Barito Utara
Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dalam dua hari terakhir dibatalkan karena terganggu kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Maskapai yang batal terbang ke Muara Teweh pada Rabu (19/8) - Kamis (20/8), yakni Wings Air tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan-Muara Teweh.
Baca selengkapnya di sini:
5) Basarnas evakuasi lansia-ibu hamil di NTT yang sakit dan trauma gempa
Basarnas mengintensifkan evakuasi medis terhadap kelompok rentan lanjut usia (lansia) dan ibu hamil di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sakit serta trauma atas banyaknya guncangan gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 beberapa hari lalu.
Baca selengkapnya di sini:
1) 100 bantuan tenda darurat untuk sekolah terdampak gempa bumi NTT
Sebanyak 100 tenda kelas darurat mulai disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendukung keberlangsungan aktivitas belajar dan mengajar para siswa-siswi yang bangunan sekolahnya rusak akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca selengkapnya di sini:
2) Ramai-ramai mahasiswa dari 14 negara belajar seni ukir kayu di Jepara
Sebanyak 25 mahasiswa dari 14 negara mendapat kesempatan mempelajari seni ukir kayu khas Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, secara langsung dari para pengukir lokal profesional di Galeri Jepara Wood Carving.
Baca selengkapnya di sini:
3) Peringatan risiko amplifikasi ekologi dan wabah pascabencana
Bencana alam dapat memicu terjadinya fenomena amplifikasi ekologi yang sangat berisiko menimbulkan wabah penyakit yang berpindah ke manusia atau hewan (tular vektor), menurut Ristiyanto, peneliti dari Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI.
Baca selengkapnya di sini:
4) Kabut asap karhutla batalkan penerbangan di bandara perintis Barito Utara
Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dalam dua hari terakhir dibatalkan karena terganggu kabut asap kebakaran hutan dan lahan.
Maskapai yang batal terbang ke Muara Teweh pada Rabu (19/8) - Kamis (20/8), yakni Wings Air tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan-Muara Teweh.
Baca selengkapnya di sini:
5) Basarnas evakuasi lansia-ibu hamil di NTT yang sakit dan trauma gempa
Basarnas mengintensifkan evakuasi medis terhadap kelompok rentan lanjut usia (lansia) dan ibu hamil di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sakit serta trauma atas banyaknya guncangan gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 beberapa hari lalu.
Baca selengkapnya di sini:






Komentar (0)