HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aliyah Mustika Ilham resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sulawesi Selatan periode 2026–2031.
Proses pemulihan kepemimpinan ini berlangsung penuh kehangatan dan semangat persatuan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ASITA Sulsel.
Sebelumnya, terdapat lima nama bakal calon yang masuk dalam bursa pemilihan ketua. Namun melalui proses musyawarah yang intensif, empat calon lainnya sepakat memberikan amanah penuh kepada Aliyah Mustika Ilham untuk menakhodai organisasi para pelaku usaha perjalanan wisata tersebut selama lima tahun ke depan.
Konsensus tersebut membuat pemilihan berjalan mulus secara aklamasi. Hal ini mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan, persatuan, dan soliditas di antara para pelaku industri pariwisata di Sulawesi Selatan.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota ASITA Sulsel.
“Terima kasih kepada seluruh anggota ASITA Sulawesi Selatan, khususnya kepada empat calon yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada saya. Ini bukan hanya amanah pribadi, tetapi amanah bersama yang harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Aliyah, Jumat (21/8/2026).
Aliyah menegaskan, kepemimpinannya bakal mengedepankan asas kolaborasi demi membawa organisasi semakin adaptif dan memberi dampak langsung bagi para anggota serta masyarakat.
Dalam kepengurusannya, ia mengusung gagasan besar “ASITA Sulsel Naik Kelas: Terpadu, Saling Terhubung, Terpercaya, dan Memberi Dampak Nyata”. Visi ini ditargetkan mentransformasi ASITA Sulsel dari sekadar organisasi profesi menjadi ekosistem pariwisata terpadu yang berdaya saing global.
Guna mewujudkan hal tersebut, Aliyah menyiapkan enam program strategis bertajuk AMI (ASITA Maju Inspiratif), meliputi:
- Membangun jaringan kolaborasi tanpa batas.
- Memperkuat kepercayaan terhadap organisasi.
- Memberikan dampak nyata bagi anggota dan masyarakat.
- Memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
- Melakukan transformasi digital secara menyeluruh.
- Menjadikan ASITA sebagai mitra sejajar pemerintah dalam perumusan kebijakan pariwisata.
Mantan legislator DPR RI ini menekankan bahwa tolok ukur utama keberhasilan pengurus baru nantinya adalah kesejahteraan para pelaku usaha pariwisata.
“Keberhasilan ASITA diukur bukan dari banyaknya rapat, tapi dari naiknya tingkat kesejahteraan anggota dan pelaku pariwisata,” tegas Aliyah.
Terpilihnya Aliyah secara aklamasi diharapkan mampu membawa ASITA Sulsel kian solid dan kolaboratif, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan berkelas dunia.






Komentar (0)