KPK Panggil Stafsus Menhut Raja Juli Jadi Saksi Kasus Bupati Kuansing

kompas.com
35 menit lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Stafsus Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby.

Baca juga: Periksa Ketua DPRD Kuansing, KPK Dalami Amplop Dolar Menhut Raja Juli

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK atas nama ASH, Stafsus Menhut Kementerian Kehutanan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Meski demikian, Budi belum mengungkapkan materi yang akan didalami dari pemeriksaan tersebut.

Amplop Bupati Kuansing Diusut

Sebelumnya, KPK masih menelusuri selisih uang senilai 2.000 Dollar Singapura (SGD) dalam amplop yang diberikan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby ke Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.

Adapun KPK telah menyita uang senilai 12.000 Dollar Singapura terkait amplop tersebut.

“Untuk Menhut, betul kita sudah menemukan 14.000 SGD hasil pengumpulan dari para petani-petani KUD di Kabupaten Kuansing. Tapi kemudian ada perbedaan jumlah 12.000 SGD yang kita sita,” kata Plh Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih, Jakarta, Senin (10/8/2026).

“Jadi masih ditelusuri 2.000 SGD itu ada di pihak mana,” sambungnya.

Baca juga: Ditanya Isi Amplop Bupati Kuansing Hilang 2.000 SGD, Ketua DPRD: Saya Enggak Tahu

Taufik mengatakan, dari temuan di lapangan, para petani membenarkan jumlah uang yang terkumpul dari Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota KUD sebesar 14.000 Dollar Singapura.

Namun, penyidik masih memastikan jumlah uang di dalam amplop mengingat terjadi beberapa kali pertemuan antara Menhut Raja Juli dengan Bupati Kuansing sebelum Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Kemudian ada peristiwa di luar yang sebelum peristiwa tertangkap tangan terjadi kan ada proses pengembalian. Nah ini yang kita sedang cross-check apakah kemudian betul-betul amprop yang dibawa oleh Bupati Kuansing itu 14.000 atau 12.000 (Dollar Singapura),” ujarnya.

Baca juga: Ditanya Isi Amplop dari Bupati Kuansing Hilang 2.000 SGD, Raja Juli Malah Berlari ke Mobilnya

Secara terpisah, Menhut Raja Juli berlari ke mobilnya dan enggan menjawab saat ditanya perihal selisih uang 2.000 dollar Singapura dari amplop yang diberikan Bupati Kuansing Suhardiman Amby kepadanya.

Saat ditanya terkait uang 2.000 SGD tersebut, Raja Juli mengaku sedang fokus mengenai reforma agraria saja hari ini, sambil berlari kecil menuju mobilnya.

“Kita ngomongin reforma agraria hari ini," ujar Raja Juli saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa.

Saat kembali ditanya soal uang tersebut, Raja Juli hanya meminta maaf kemudian membanting pintu mobilnya.

"Maaf," kata Raja Juli sambil menelungkupkan tangannya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Buka Donasi untuk Korban Gempa NTT Hingga 25 Agustus
• 18 jam lalu
0
thumb
Temuan Korsel Bikin Klaim Trump soal Nuklir Korut Meleset
• 17 jam lalu
0
thumb
Darius Sinathrya Akui Rumah Terasa Sepi Setelah Anak-anak Pergi Sekolah ke Luar Negeri
• 22 jam lalu
0
thumb
Resmi Tersangka, Ruben Onsu Hadapi Dugaan Penipuan dan Penggelapan Investasi | KOMPAS PAGI
• 5 jam lalu
0
thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.