Grid.ID - El Rumi membantah terlibat pelecehan seksual hingga konsumsi THC via vape. Kuasa hukum sang artis buka suara terkait hal tersebut.
Nama El Rumi belakangan ikut terseret dalam isu dugaan pelecehan seksual yang sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Isu tersebut mencuat setelah beradar pengakuan dari akun anonim yang menyebut inisial EJR.
Melalui kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian, pihaknya membantah sejumlah tudingan yang ada. Termasuk isu penggunaan THC yang disebut berkaitan dengan vape.
THC sendiri adalah Tetrahydrocannabinol, yakni senyawa psikoaktif utama dalam tanaman ganja yang dapat memengaruhi fungsi otak dan kesadaran. Aldwin pun menilai tudingan tersebut merupakan persoalan serius.
"Oh itu tuduhan serius, enggak pernah yang begitu-begitu kan sejauh ini. Kita tahu bersama, Mas El, Al, Dul dan sebagainya jauh dari hal-hal seperti itu," tegas Aldwin, dikutip dari Tribun Seleb.
Ia kemudian meminta pihak yang memiliki informasi atau tuduhan terhadap El Rumi untuk menyampaikannya secara resmi. Aldwin juga menyoroti penggunaan akun anomin yang identitasnya tidak jelas.
"Kalau pun makanya nanti ada seseorang yang mengklaim, jangan anonim. Jangan anonim, coba perlihatkan, sampaikan resmi. Sampaikan resmi," ujarnya.
Menurutnya, apabila tuduhan yang beredar tidak sesuai dengan kenyataan, maka pihak El Rumi siap memberikan bantahan. Jalur hukum pun akan ditempuh.
"Jadi jangan sampai menduga-duga, orang menduga-duga buat drama, ya, mengarahnya ke sini. Tapi juga kita enggak geer, itu kan bisa jadi juga orang lain."
"Tapi kita dalam hal ini sudah mengantisipasi kalau ada hal-hal begitu tentu kita akan hadapi dan bantah karena memang tidak pernah sesuai dengan kenyataan," sambungnya.
Peringatkan Pemilik Akun
Lebih lanjut, berkaitan dengan dugaan pelecehan seksual hingga konsumsi THC via vepa pada El Rumi, kuasa hukum kembali memberikan peringatan terhadap pemilik akun penuding kliennya.
"Jadi antisipasi saja bahwa memang El sudah menunjuk saya sebagai kuasa hukum karena kasihan juga dia banyak terima telepon, dikonfirmasi benar enggak, benar enggak. Kan kasihan kerjaannya dia," pungkas Aldwin.
Aldwin mengatakan, hingga kini belum diketahui siapa pemilik akun anonim yang membuat tudingan tersebut. Sehingga tudingan belum bisa dipertanggungjawabkan.
"Yang bicara pertama itu dari mana?"
"Oh, anonim, ah itu kan belum bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)