Karhutla di Kalteng Capai 46 Kejadian, 148,71 Hektare Hutan Terbakar

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

BPBD Kalteng mencatat terdapat 1.026 titik panas atau hotspot yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Karhutla di Kalteng Capai 46 Kejadian, 148,71 Hektare Hutan Terbakar

IDXChannel - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Berdasarkan data harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng, tercatat 46 kejadian karhutla.

Luas area yang terbakar mencapai 148,71 hektare. Dalam periode yang sama, BPBD Kalteng mencatat terdapat 1.026 titik panas atau hotspot yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Baca Juga:
Pemerintah Gelar OMC untuk Tangani Karhutla di Riau hingga Kalteng

Penanganan karhutla melibatkan 10.700 personel gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan di sejumlah wilayah terdampak.

"Tercatat sebanyak 1.026 titik hotspot (HS), dengan luas area terbakar mencapai 148,71 hektare, 46 kejadian karhutla, serta melibatkan 10.700 personel gabungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan," tulis BPBD Kalteng dalam akun media sosial Instagram resminya, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:
Menko PMK Sebut Masih Tersisa Dua Titik Api Karhutla Bromo, Pemadaman Dikebut

Untuk mendukung penanganan, pemerintah juga mengerahkan lima unit helikopter dan satu unit pesawat untuk operasi modifikasi cuaca (OMC).

Di tengah kondisi tersebut, dampak terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian. Data BPBD Kalteng mencatat sebanyak 66.679 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Baca Juga:
Karhutla Gunung Arjuno: Pendakian Ditutup Sementara, Seluruh Pendaki Dievakuasi

"Dampak kesehatan juga mulai terasa dengan tercatatnya 66.679 kasus ISPA," lanjutnya.

BPBD Kalteng mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

"Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan dari potensi kebakaran. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan diri dan keluarga dari paparan asap akibat karhutla," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Selain Bantu Produksi, Destry Tegaskan BI Sokong Pembiayaan Inklusif dan Berkelanjutan Bagi UMKM
• 21 jam lalu
0
thumb
INDS Pangkas Separuh Modal Anak Usaha Indobaja
• 19 jam lalu
0
thumb
Udara Palangka Raya Masuk Level Berbahaya Pagi Ini, Warga Diminta Pakai Masker
• 2 jam lalu
0
thumb
Sulawesi Kini Punya Jembatan Baru ke Belanda, Pendidikan dan Budaya Ikut Diperkuat
• 14 jam lalu
0
thumb
Indonesia Re Dukung Pengembangan Armada Kapal Wisata Nasional
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.