BPBD Kalteng mencatat terdapat 1.026 titik panas atau hotspot yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
IDXChannel - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Berdasarkan data harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng, tercatat 46 kejadian karhutla.
Luas area yang terbakar mencapai 148,71 hektare. Dalam periode yang sama, BPBD Kalteng mencatat terdapat 1.026 titik panas atau hotspot yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Penanganan karhutla melibatkan 10.700 personel gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan di sejumlah wilayah terdampak.
"Tercatat sebanyak 1.026 titik hotspot (HS), dengan luas area terbakar mencapai 148,71 hektare, 46 kejadian karhutla, serta melibatkan 10.700 personel gabungan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan," tulis BPBD Kalteng dalam akun media sosial Instagram resminya, Jumat (21/8/2026).
Untuk mendukung penanganan, pemerintah juga mengerahkan lima unit helikopter dan satu unit pesawat untuk operasi modifikasi cuaca (OMC).
Di tengah kondisi tersebut, dampak terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian. Data BPBD Kalteng mencatat sebanyak 66.679 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Dampak kesehatan juga mulai terasa dengan tercatatnya 66.679 kasus ISPA," lanjutnya.
BPBD Kalteng mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.
"Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan serta menjaga lingkungan dari potensi kebakaran. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan diri dan keluarga dari paparan asap akibat karhutla," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)






Komentar (0)