Selain Bantu Produksi, Destry Tegaskan BI Sokong Pembiayaan Inklusif dan Berkelanjutan Bagi UMKM

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pjs. Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti memastikan, bank sentral bakal terus mendukung UMKM nasional melalui sinergi antara kantor perwakilan BI di dalam maupun luar negeri.

Dalam sambutannya di acara Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026, Destry menjelaskan bahwa upaya tersebut bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, terintegrasi, dan berdaya saing.

Baca Juga :
Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026, BI Dongkrak Daya Saing dan Pembiayaan Perbankan ke UMKM
Rupiah Menguat ke Rp 17.794 usai BI Tahan BI Rate, Investor Masih Soroti Polemik Iran-AS di Selat Hormuz

"Jadi bukan hanya fokus (mengembangkan) produksi, tapi kita juga membantu untuk pembiayaan inklusif dan keuangan berkelanjutan," kata Destry di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pjs. Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Selain itu, Destry mengatakan bahwa BI juga akan terus mendorong pengembangan bisnis UMKM, melalui kegiatan business matching. Dimana, para pelaku UMKM akan dipertemukan dengan para calon pembeli baik dari dalam maupun luar negeri.

Seiring dengan upaya tersebut, lanjut Destry, BI juga konsisten untuk memperluas literasi serta sinergi, di bidang ekonomi dan keuangan inklusif serta berkelanjutan bagi para pelaku UMKM.

"Kami ingin mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam membangun UMKM di Indonesia, sehingga dia mempunyai daya saing tidak hanya di pasar domestik, tapi juga global," ujarnya.

Sebelumnya, Destry juga telah menegaskan komitmen bank sentral untuk terus memperkuat dan meningkatkan daya saing UMKM nasional, sebagai salah satu penopang utama perekonomian nasional.

Melalui gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 bertema "Mesare Sare" atau "Berdaya Bersama-sama", BI pun mengusung semangat kolaborasi untuk mendorong UMKM Indonesia makin sehat, kuat, dan berdaya saing.

"Mari kita berdaya bersama-sama untuk meningkatkan UMKM Indonesia yang sehat dan kuat, dan memiliki daya saing," kata Destry.

Dalam acara ini, BI menggandeng 27 Kementerian/Lembaga terkait, diikuti oleh 550 UMKM secara luring dan lebih dari 1.300 UMKM secara daring guna menampilkan berbagai produk-produk unggulan mereka.

"Yakni mulai dari fesyen, pangan, hingga kopi yang menjadi salah satu produk unggulan UMKM Indonesia," ujarnya.

Baca Juga :
IHSG Dibuka Menghijau usai BI Tahan BI Rate, Bursa Asia Melemah dan Wall Street Menguat
Jaga Pertumbuhan Berkualitas dan Berkelanjutan, BRI Konsisten Salurkan Kredit dengan Prinsip Kehati-hatian
Strategi BI Mitigasi Risiko Inflasi Tinggi Akibat El Nino Berkepanjangan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemprov Sumsel dan PLN Percepat Listrik Masuk Desa, 6.045 Keluarga Jadi Sasaran
• 13 jam lalu
0
thumb
2 Hektare Hutan Pinus di Malino Gowa Hangus Terbakar
• 8 jam lalu
0
thumb
2 Pendaki Mandi di Mata Air Sungai Qolbu Gunung Argopuro, BKSDA Bakal Sanksi
• 8 jam lalu
0
thumb
Menhan Sjafrie Temui Korban Gempa NTT, Dialog Bareng Warga dan Sampaikan Belasungkawa
• 9 jam lalu
0
thumb
Diduga Keracunan MBG, Puluhan Siswa SMKN di Kampar Jalani Perawatan
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.