Menhan Sjafrie Temui Korban Gempa NTT, Dialog Bareng Warga dan Sampaikan Belasungkawa

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menemui korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) di sela-sela kunjungannya ke wilayah terdampak gempa pada Senin (17/8/2026).

“Betul, memang dalam kunjungan ke NTT, Pak Menhan tidak hanya meninjau dampak kerusakan gempa di Yon TP 834/MW, tetapi juga menyempatkan berdialog langsung dengan masyarakat terdampak gempa,” kata Karo Infohan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).

Menurut Rico, Sjafrie mendengarkan langsung kondisi warga dan pengalaman mereka setelah gempa.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas warga yang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Baca juga: Gibran Bertolak ke NTT, Ajak Mahasiswa UI Berperan dalam Penanganan Bencana

Sjafrie turut menyampaikan bahwa kedatangannya membawa perhatian dan pesan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat terdampak mendapat penanganan sebaik-baiknya.

“Karena itu, selain bantuan logistik, Kemhan dan TNI juga menyiapkan tenda, tempat tidur lapangan, air siap minum, dukungan komunikasi Starlink, serta fasilitas lain untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat,” jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membawa 20,9 ton bantuan untuk warga terdampak gempa bumi, Senin (17/8/2026).

Sjafrie menggunakan pesawat A400M TNI Angkatan Udara dari Jakarta menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang turut mengangkut berbagai kebutuhan bagi warga terdampak gempa.

“Dari Jakarta, Menhan bertolak menggunakan pesawat A400M TNI AU menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, disertai sekitar 20 ton bantuan kemanusiaan,” bunyi keterangan tertulis Kemhan RI, dikutip Selasa (18/8/2026).

Baca juga: TNI AD Kirim 5 Truk untuk Percepat Penyaluran Bantuan ke Wilayah Sulit Dijangkau di NTT

Bantuan yang dibawa meliputi:

  • 25 set tenda,
  • 484 velbed,
  • 15 set Starlink,
  • 700 paket makanan siap saji,
  • 500 dus susu cair,
  • 10 set solar cell,
  • 35 kelambu lapangan,
  • 101 matras,
  • 1.480 selimut,
  • dua unit alat reverse osmosis (RO),
  • dan 18 koli obat-obatan.

Selain itu, terdapat bantuan berupa mi instan, bubur bayi, popok bayi, dan pembalut.

Total muatan bersama palet mencapai sekitar 20,9 ton.

Sjafrie berangkat ke NTT setelah mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT Ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca juga: Memutus Isolasi Gempa NTT Seperti di Aceh: Medan Berat Jadi Tantangan Penyaluran Logistik

Setibanya di NTT, Sjafrie melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nagekeo untuk melihat kondisi wilayah yang berada dekat dengan episentrum gempa.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat, kebutuhan mendesak di lapangan, serta memastikan dukungan TNI dan bantuan pemerintah dapat menjangkau wilayah terdampak secara cepat dan tepat sasaran,” jelas keterangan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PSM Makassar Harus Maksimalkan Uji Coba Terakhir Melawan PSS Sleman Sore Ini
• 45 menit lalu
0
thumb
Foto: Rumah Kreatif Bekasi Latih Penyandang Disabilitas Jadi Wirausaha Mandiri
• 20 jam lalu
0
thumb
Pertamina Peduli Salurkan Bantuan Kepada 1.000 Warga Pascagempa di NTT
• 12 jam lalu
0
thumb
Tegas, Iran Siap Serang Eropa Jika Terjadi Eskalasi Perang dengan AS
• 5 jam lalu
0
thumb
Mahasiswa Didorong Perkuat Pengelolaan Sampah di Kampus
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.