VIVA – Sulawesi kini memiliki jalur kerja sama yang semakin terbuka dengan Belanda, bukan dalam bentuk jembatan fisik, melainkan melalui hubungan pendidikan, kebudayaan, riset, dan pertukaran pengetahuan. Hubungan ini berpotensi menjadi jembatan baru bagi masyarakat Sulawesi untuk terhubung dengan institusi dan komunitas di Belanda.
Penguatan hubungan Indonesia-Belanda sendiri terus berkembang. Pemerintah Belanda menyebut hubungan kedua negara semakin luas, termasuk melalui pendidikan, penelitian, kebudayaan, serta pertukaran pengetahuan.
Hubungan Sulawesi dengan Belanda memiliki sejarah panjang. Namun, hubungan tersebut kini dapat diarahkan ke bentuk yang lebih modern dan saling menguntungkan.
Dengan semakin terbukanya akses terhadap arsip dan pengetahuan tersebut, generasi muda Sulawesi memiliki kesempatan untuk mempelajari sejarah daerahnya melalui sumber yang lebih beragam.
Sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang paling potensial untuk memperkuat hubungan Sulawesi dan Belanda. Bagi Sulawesi, pola kerja sama tersebut dapat membuka peluang bagi perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di wilayah tersebut untuk memperluas jejaring internasional.
Saat ini, hubungan antara Sulawesi dan Belanda memasuki babak baru setelah Kerajaan Belanda resmi membuka Konsulat Kehormatan untuk wilayah Sulawesi di Makassar, Selasa, 18 Agustus 2026.
Pembukaan perwakilan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan Belanda dan Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Peresmian Konsulat Kehormatan Belanda di Makassar dihadiri Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Adriaan Palm, bersama Konsul Kehormatan Osco Olfriady Letunggamu.
Dalam kehadirannya di Makassar, Belanda membawa tiga prioritas utama, yakni memperkuat hubungan ekonomi, mengembangkan kerja sama budaya, serta meningkatkan hubungan langsung antarmasyarakat.
Adriaan Palm menilai Makassar memiliki posisi strategis untuk memperluas hubungan Belanda dengan Sulawesi dan kawasan Indonesia Timur. Kehadiran konsulat diharapkan membuat komunikasi dan kerja sama antara kedua pihak dapat dilakukan lebih dekat tanpa selalu bergantung pada pusat pemerintahan di Jakarta.
Hubungan antarmasyarakat antara Sulawesi dan Belanda juga akan diperkuat melalui kerja sama pendidikan tinggi serta berbagai kegiatan budaya.
Bidang pendidikan tinggi dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan mahasiswa, akademisi, peneliti, dan institusi pendidikan dari kedua negara.






Komentar (0)