Populer: Subsidi BBM Desil 10 Dibatasi; BI Gelar KKI 2026

kumparan.com
48 menit lalu
Cover Berita

Rencana pembatasan subsidi BBM bagi desil 10 menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Kamis (20/8). Selain itu, Bank Indonesia kembali menggelar Karya Kreatif Indonesia 2026. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Subsidi BBM untuk Desil 10 Akan Dibatasi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana kebijakan pengetatan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyasar kelompok masyarakat kelas atas atau desil 10.

Kebijakan ini dirancang untuk memastikan penyaluran subsidi energi menjadi lebih tepat sasaran sekaligus menekan defisit anggaran negara.

Dari pembatasan ini, pemerintah memproyeksikan adanya penghematan anggaran subsidi BBM hingga 10 persen.

Rencana pembatasan ini direncanakan berjalan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Selain desil 10, kelompok desil 9 juga berpotensi masuk dalam daftar konsumen yang dilarang membeli BBM bersubsidi jenis Pertalite.

Langkah efisiensi ini menjadi krusial mengingat anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2026 telah ditetapkan sebesar Rp 210 triliun, dan diproyeksikan melonjak hingga Rp 272,95 triliun pada RAPBN 2027.

BI Kembali Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026

Bank Indonesia kembali menyelenggarakan pameran tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC, Senayan, Jakarta.

Ajang berskala nasional ini dirancang untuk mengakselerasi pengembangan kapasitas dan memperluas akses pasar global bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kontribusi UMKM terhadap struktur produk domestik bruto (PDB) nasional.

Gelaran KKI 2026 mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor yang kuat dengan melibatkan 27 Kementerian/Lembaga serta didukung oleh 34 mitra strategis dari sektor perbankan, asosiasi, dan pelaku industri.

Sinergi ini difokuskan untuk mendorong digitalisasi UMKM, memperluas jaringan pasar domestik dan ekspor, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

"Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor," ujar Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti saat membuka KKI 2026, Kamis (20/8).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DPR: Kapolri Perkuat Ketahanan Pangan Tindaklanjuti Arahan Prabowo
• 11 jam lalu
0
thumb
Barantin Evaluasi Unit Usaha Sarang Walet agar Kembali Ekspor ke Tiongkok
• 1 jam lalu
0
thumb
Arti Mimpi tentang Awan Ternyata Bisa Jadi Pertanda Kebebasan, Kok Bisa? Simak Penjelasannya!
• 16 jam lalu
0
thumb
Pertumbuhan Berlari, Kelembagaan Tertinggal, Ketimpangan Menganga; 81 Tahun Indonesia: Dari Ekonomi Terpukul Krisis ke Polemik Kualitas Pertumbuhan
• 22 jam lalu
0
thumb
Dandim 0733 Semarang Kolonel Priyo Disambut Haru usai Jadi Komandan Upacara HUT RI di Istana
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.