KemenHAM Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di Flores

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) mengunjungi sejumlah lokasi terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam kunjungan ini, KemenHAM menyalurkan bantuan sekaligus memantau kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Staf Khusus (Stafsus) Menteri HAM Bidang Transformasi Digital dan Komunikasi Media, Thomas Harming Suwarta, menyerahkan bantuan berupa sembako dan terpal ke masyarakat terdampak di Kampung Jongkoe, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan juga diberikan untuk warga Dusun Ratung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai.

Thomas mengungkapkan penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya KemenHAM memastikan masyarakat terdampak bencana tetap memperoleh perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasarnya selama masa tanggap darurat.

Selain bantuan kebutuhan dasar, KemenHAM juga menyerap aspirasi masyarakat, termasuk mengenai distribusi bantuan yang dinilai belum merata, khususnya bagi warga di wilayah dengan akses yang sulit.

Baca juga: Pigai Perintahkan Jajaran KemenHAM Bantu Kendalikan Dampak El Nino

"Kami mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Ada wilayah-wilayah yang aksesnya cukup sulit dan masyarakat menyampaikan bahwa distribusi bantuan belum sepenuhnya merata. Ini harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat terdampak tidak ada yang terlewat," kata Thomas dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Di tengah kondisi tersebut, Thomas mengatakan sebagian masyarakat masih memilih bertahan di lokasi pengungsian, baik yang disediakan pemerintah maupun yang dibangun secara mandiri.

Thomas mengungkapkan pilihan tersebut dilakukan karena gempa susulan masih dirasakan dengan intensitas yang beragam dan menimbulkan kekhawatiran serta trauma untuk kembali ke rumah. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan.

"Masyarakat tetap tenang, tetapi harus selalu waspada. Keselamatan menjadi hal yang utama, terutama karena masih adanya gempa susulan," papar Thomas.

Baca juga: Ke Bali, KemenHAM Gelar Dialog Cegah Warga Main Hakim Sendiri

Thomas menegaskan penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan distribusi bantuan, tetapi juga harus memastikan perlindungan dan pemenuhan hak masyarakat terdampak.

Dalam situasi tanggap darurat, lanjut Thomas, warga berhak memperoleh rasa aman, bantuan kemanusiaan, tempat berlindung, serta akses terhadap kebutuhan dasar tanpa diskriminasi, termasuk masyarakat yang berada di wilayah yang sulit dijangkau.

Thomas mengungkapkan kehadiran KemenHAM RI di sejumlah lokasi terdampak merupakan upaya untuk memastikan negara hadir dan kebutuhan masyarakat tidak terabaikan dalam situasi bencana.

KemenHAM RI akan terus memantau perkembangan kondisi warga terdampak serta mendorong koordinasi dengan pihak terkait agar penanganan tanggap darurat dan distribusi bantuan dapat dilakukan secara tepat, maksimal, dan merata kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.




(anl/ega)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga
• 3 jam lalu
0
thumb
Produksi Gula SGN Melonjak 26% di Semester I 2026, Pasokan Tebu Tembus 3,13 Juta Ton
• 3 jam lalu
0
thumb
KPK Sita Aset Silmy Karim Wamen Imipas Senilai Rp150 Miliar
• 14 jam lalu
0
thumb
Hikayat Situs Bongal di Tapanuli Tengah, Berawal dari Temuan Emas Hingga Koin Bani Umayyah
• 9 jam lalu
0
thumb
BMKG Ungkap Potensi Awan Cumulonimbus 21-27 Agustus 2026, Zona FRQ Bergeser ke Papua Barat Daya
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.