6 Kebiasaan Kerja Gen Z yang Sering Dikira Malas, Padahal Bikin Makin Produktif

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Generasi Z atau Gen Z kerap mendapat cap sebagai generasi yang kurang tahan bekerja keras. Cara mereka memandang pekerjaan memang cukup berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka lebih memperhatikan batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, kesehatan mental, hingga fleksibilitas dalam bekerja.

Namun, sejumlah kebiasaan yang terlihat seperti kemalasan ternyata justru bisa membantu meningkatkan produktivitas di tempat kerja. Alih-alih menghabiskan seluruh waktu untuk bekerja, Gen Z cenderung mencari cara agar energi dan waktu yang dimiliki bisa digunakan secara lebih efektif.

Baca Juga :
3 Laptop Bekas Rp1 Jutaan yang Worth It untuk Dibeli, Cocok untuk Kerja dan Bisnis
7 HP yang Cocok untuk Pegawai Bank, Ini Fitur Wajib agar Kerja Lebih Lancar dan Aman

Berikut enam kebiasaan kerja Gen Z yang sering disalahartikan sebagai kemalasan, tetapi justru dapat mendukung produktivitas, melansir dari YourTango.

1. Sering mengambil liburan singkat

Bagi sebagian pekerja, akhir pekan biasanya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan rumah atau beristirahat setelah menjalani rutinitas yang melelahkan. Gen Z memiliki pendekatan berbeda dengan memanfaatkan waktu luang untuk melakukan perjalanan singkat atau micro-trip.

Alih-alih menghabiskan seluruh jatah cuti sekaligus, mereka memilih mengambil beberapa liburan pendek sepanjang tahun. Cara ini membuat mereka memiliki sesuatu yang bisa dinantikan di luar pekerjaan.

Kebiasaan tersebut juga dapat membantu menjaga suasana hati sehingga mereka kembali bekerja dengan energi yang lebih baik. Jadi, sering bepergian singkat tidak selalu berarti tidak serius dengan pekerjaan.

2. Memiliki pekerjaan sampingan

Gen Z juga dikenal dekat dengan budaya side hustle. Mereka tidak hanya mengandalkan satu sumber penghasilan, tetapi mencoba berbagai pekerjaan kontrak, proyek lepas, hingga bisnis kecil.

Menurut Harris Poll yang dikutip dalam artikel sumber, 57 persen Gen Z mengaku memiliki pekerjaan sampingan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan generasi lainnya.

Bagi generasi sebelumnya, berpindah-pindah proyek mungkin terlihat seperti tidak memiliki komitmen. Namun, bagi Gen Z, fleksibilitas justru menjadi bagian penting dalam menentukan pola kerja. Mereka berusaha menciptakan karier yang sesuai dengan kemampuan, kebutuhan finansial, dan gaya hidup.

3. Mengambil jeda panjang saat masih muda

Konsep micro-retirement atau pensiun sementara juga mulai mendapat perhatian dari Gen Z. Mereka tidak selalu ingin menunggu usia tua untuk menikmati hasil kerja.

Baca Juga :
Pekerjaan AI Lagi Naik Daun, Gen Z Bisa Dapat Gaji hingga Rp3,5 Miliar Setahun
3 HP Lawas yang Masih Nyaman untuk Kerja dan Hiburan, Harganya di Bawah Rp1 Jutaan!
Saat Gen Z Mulai Melirik Pekerjaan Kuno, 12 Profesi Jadul Ini Kembali Populer di 2026

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perlinsos Digital Pangkas Proses Daftar Dari 200 Hari Jadi 5 Menit
• 9 jam lalu
0
thumb
Infografis Etika Parkir untuk Cegah Keributan
• 23 jam lalu
0
thumb
Komisi I Perlu Pembahasan Mendalam soal Usulan KRI Ki Hajar Dewantara Dijual
• 7 jam lalu
0
thumb
Qodari: Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Kini Dipangkas Jadi 5 Menit
• 7 jam lalu
0
thumb
Tambang Pasir Ilegal di Sungai Brantas Kediri Dirazia Petugas
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.