Adhisty Zara Persembahkan Film Rumah Singgah untuk Mendiang Kakeknya

kumparan.com
56 menit lalu
Cover Berita

Aktris Adhisty Zara tak kuasa menahan haru saat membicarakan proyek terbarunya, Rumah Singgah, produksi Mandela Pictures karya sutradara Dyan Sunu Prastowo.

Adhisty Zara menyebut film Rumah Singgah ia dedikasikan untuk sang kakek tercinta. Kakek Zara mengembuskan napas terakhir di saat Zara sedang proses syuting film tersebut.

"Aduh, bingung mau omong apa. Belum nonton aja aku sudah haru karena aku sangat menanti film ini. Film ini punya tempat spesial di hati aku karena aku persembahkan buat almarhum kakek aku yang meninggal pas aku lagi syuting film ini," ungkap Zara dengan nada bergetar di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/8).

Perannya sebagai Karla, seorang pejuang kanker, memberikan perspektif baru bagi Zara dalam memandang kehidupan. Melalui karakter tersebut, ia belajar banyak tentang penerimaan dan tabah di tengah badai ujian.

"Karla mengajarkan aku banyak hal, terutama tentang bersyukur. Hidup itu sudah ada jalannya, kita tinggal berusaha terima. Selama kita sama orang yang tepat, harapan itu akan selalu ada," tutur Zara.

Adhisty Zara Senang Dikelilingi Rekan Kerja yang Suportif di Film Rumah Singgah

Kesedihan yang dialami Zara di dunia nyata seolah berpadu dengan emosi karakter yang ia perankan. Beruntung, ia dikelilingi oleh rekan kerja yang suportif.

"Aku bersyukur ketemu mereka. Semuanya punya hati yang lembut dan semangat yang sama. Dari reading pertama sudah kerasa tulusnya," ucap Zara.

Sebagai bentuk totalitas dan penjagaan emosi, Zara menceritakan kebiasaan para pemain sebelum memulai adegan berat.

"Kami selalu pegangan tangan dan berdoa setiap sebelum take adegan emosional," ungkap Zara.

Film Rumah Singgah mengisahkan Karla (Adhisty Zara), atlet lari pengidap osteosarkoma, kanker tulang yang ganas. Di tengah upaya sembuh, Karla tiba di rumah singgah, di mana ia disambut hangat oleh Bu Andin (Dewi Irawan), kepala rumah singgah, serta para penghuninya, Luki (Devano), Toni (Ciccio Manassero), dan Pika (Messi Gusti).

Karla dan teman-teman barunya perlahan membangun persahabatan. Bersama Mang Didu (Aming), penjaga rumah singgah, mereka mengawali perjalanan yang baru, di mana mimpi yang hampir sirna menemukan harapan.

Film ini dibintangi Adhisty Zara, Devano, Messi Gusti, Ciccio Manassero, Aming, Dewi Irawan, Marthino Lio, Agnes Naomi Shivapriya, dan Alex Abbad, tayang di bioskop mulai 27 Agustus.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Khawatir Gempa Susulan, 59.647 Orang di NTT Masih Mengungsi
• 15 jam lalu
0
thumb
207 Ton Beras & 6.000 Liter Migor Disalurkan untuk Korban Gempa Flores
• 14 jam lalu
0
thumb
BMKG Sebut Tak Ada Gempa Susulan Lebih Besar dari M7,7 di NTT: Butuh Waktu Puluhan Tahun
• 19 jam lalu
0
thumb
Dua Hal Ini Jadi Kekuatan di Balik Bank Berbasis Teknologi
• 2 jam lalu
0
thumb
[FULL] Kejagung soal 30 Kesalahan Prosedur di Praperadilan Febrie Adriansyah: Serahkan pada Hakim
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.